Dihadiri Wagub H.Hadi Mulyadi, LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Paser Wisuda Santri 930 TK-TPA

Paser – Bupati Paser diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum          dan   Politik Ir. Amiruddin Ahmad, M.AP  hadiri Wisuda Santri TKA/TPA  LPPTKA BKPRMI di  Gor (Sport Hall) Sadurangas Tapis,  Sabtu,  4 Juli  2022. Hadir beberapa Kepala OPD, Kepala Kemenag, Pembina BKPRMI,  Ketua MPD BKPRMI, Ketua BKPRMI Kabupaten Paser, yang menarik perhatian tamu undangan dan peserta adalah dengan hadirnya Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si.

Ketua DPD BKPRMI Paser, Drs. Nasradin, M.Pd  menyampaikan rata-rata capaian wisudawan setiap tahun memperlihatkan kenaikan signipikan, artinya keberadaan TK/TPA di desa, kelurahan sangat penting dan diperlukan masyarakat.  “Alhamdulillah berkat bantuan orang tua santri   sehingga wisuda tahun ini  mencapai 930  santri,” ungkapnya.

Nasradin  menjelaskan,  santri yang diwisuda dan berhak mendapatkan ijazah sebelumnya telah melewati proses seleksi (Munaqasah) yang sangat ketat. Para Santri yang mengikuti  seleksi (Munaqasah) berjumlah 1.076 santri, yang mengikuti wisuda 930 santri dikarenakan 146 santri melanjutkan pendidikan ke luar daerah,  ini berasal dari sepuluh Kecamatan se Kabupaten Paser.  “Semoga pembinaan dan seleksi yang ketat kita semua berharap anak-anak kita terlahir sebagai santri yang berkualitas” jelasnya.

Nasradin menambahkan “wisuda santri ini sekaligus dijadikan ajang sulaturahmi sesama TK-TPA lainnya. Ia berharap wisuda santri ini bukan dari akhir pencapaian anak-anak belajar.dan saya berpesan kepada Orang tua perlu mengawasi anak-anak dalam membentuk perkembangan mereka, membatasi anak dalam penggunaan smartphone. Perjalanan anak kita masih panjang maka peran aktif orang tua di rumah juga sangat menentukan”, mengakhiri sambutannya.

Bupati Paser,  dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ir. Amiruddin Ahmad  mengapresiasi pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) atas komitmen dan konsistensi dalam upaya pembinaan yang selama ini massif dilakukan.  “Konsisten, terukur dan massif yang dilakukan BKPRMI kini telah membuahkan hasil yang signifikan,  Alhamdulillah  kita mampu mewisuda sebanyak 950 santri..

Saya   berharap agar upaya pembinaan yang dilakukan guru santri di Desa dan Kelurahan masing-masing tetap dapat berjalan massif . “Prosesi wisuda bukanlah tujuan akhir dari pendidikan, maka terus lanjutkan perjuangan belajar mengajar dan tetap menghargai guru, dimanapun dan kapanpun, karakter Insan Qu’rani harus selalu hadir dalam generasi bangsa,” harapnya.

Bupati menambahkan, “kegiatan ini memiliki peran penting dalam upaya menumbuh kembangkan minat belajar membaca Al Qur’an di kalangan masyarakat, sehingga program pemerintah dalam pembinaan spritual dapat terwujud,”  harapnya..

Sementara itu Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur  H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si menyampaikan   “Saya memberikan apresiasi kepada LPPTKA-BKPRMI Paser, atas terlaksananya wisuda ini,  Upaya ini penting karena secara fisik dan mental, anak rentan oleh berbagai pengaruh dari luar, sehingga harus dijauhkan dari hal-hal yang dapat mengganggu perkembangan fisik dan mental. Tuntutan tersebut bukan hanya perintah agama melainkan tanggung jawab orangtua, masyarakat dan pemerintah,  Dengan menempatkan keluarga dalam hal ini ayah dan ibu sebagai guru, pendidikan yang pertama dan utama bagi anak-anak kita.”   Ujarnya..

Hadi Mulyadi menambahkan  “Jika orang tua merasa tidak optimalkan dalam mendidik anak-anaknya, maka pilihan terbaik menitipkan anak sejak usia dini kepada institusi pendidikan yang menyediakan fasilitas dan lingkungan belajar yang memadai.

“Alhamdulillah, sebagian besar orang tua menitipkan anak-anaknya kepada lembaga pendidikan yang memumpuni seperti LPTKA BKPRMI Paser yang hari ini melaksanakan wisuda,” terang Hadi Mulyadi

Sementara itu saat dimintai tanggapannya tentang pelaksanaan wisuda Ketua Panitia Pelaksana Wisuda Dr.Kasrani, M.Pd menambahkan bahwa “wisuda ini bukan akhir dari belajar Al-qur’an, namun merupakan tahap awal untuk memulai. Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri sebagaimana dalam QS. Ar-Ra’d : 11. “Jadi anak-anaklah yang dapat mengubah nasibnya masing-masing. Teruslah belajar, tingkatkan ilmu pengetahuan dan bertalentalah, Dimohon kepada orang tua untuk terus membimbing dan mengajarkan anaknya ilmu pengetahuan dan keagamaan karena orang yang berilmu akan Allah SWT angkat derajatnya, “pungkas  Kasrani.

Kasrani menambahkan “Sukses Pelaksanaan Wisuda Tahun 2022 ini adalah dukungan dari  perjuangan dari teman-teman Panitia, ustadz dan ustadzah baik di Desa, Kelurahan dan Kecamatan serta di Kabupaten serta orang tua santri, untuk itu atas nama ketua  panitia menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya dan juga mohon maaf atas segala kekurangannya” Kasrani menutup penjelasannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: