Ditresnarkoba Polda Kaltim Musnahkan 25 Kg Sabu Asal Malaysia

 


Balikpapan,Gerbangkaltim.com – Ditresnarkoba Polda Kaltim melaksanakan pemusnahan sebanyak 25 Kg narkoba jenis Sabu-Sabu. Kegiatan pemusnahan barang bukti ini dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Tinggi Kaltim serta Pengadilan Negeri Balikpapan, pengacara dan tersangka.

Dir Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Rickynaldo Chairul menjelaskan bahwa pemusnahan tersebut berdasarkan perintah Kejaksaan untuk memusnahkan barang bukti Sabu-Sabu dan disisihkan sebagian sebagai alat bukti di muka persidangan.

“Berdasarkan kegiatan sebelumnya Bapak Kapolda yang merilis pengungkapan kasus narkoba sebanyak 25 Kg, selanjutnya kami lakukan pemusnahan yang disaksikan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Kaltim, Pengadilan Negeri Balikpapan serta Dinas Kesehatan Kota Balikpapan maka kami musnahkan yang juga disaksikan oleh para tersangka,”ujarnya disela kegiatan pemusnahan, Selasa (25/5/2021).

Ricky mengatakan, sebelumnya barang bukti tersebut dilakukan uji laboratorium di Surabaya untuk memastikan bahwa barang tersebut narkoba. Setelah menerima hasil dan berkas penyidikan kemudian di limpahkan ke Kejaksaan.

“Setelah dinyatakan berkas lengkap oleh Kejaksaan lalu kami diperintahkan untuk memusnahkan barang bukti seperti yang disaksikan di hadapan ini,”ucapnya.

Pemusnahan dilakukan dengan cara satu persatu sabu yang dibungkus dalam kemasan teh cina berwarna hijau dimasukkan ke dalam ember berisi caranya deterjen. Sesekali petugas memukul dengan palu pada bungkusan sabu tersebut yang sudah mengeras. Setelah pecah kemudian dilarutkan dan diblender.

“Selanjutnya, sabu yang bercampur dengan cairan diterjen ini dibuang ke toilet yang ada di Mapolda Kaltim oleh para tersangka,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya jajaran Ditresnarkoba Polda Kaltim melakukan pengungkapan Sabu-Sabu seberat 25 Kg asal Malaysia. Petugas mengamankan lima tersangka yakni LOAM sebagai motoris kapal, LOSL dan S sebagai ABK Kapal. Serta dua orang warga Samarinda AAT dan RAA.

Di mana sabu seberat 25 Kg tersebut rencananya akan dibagi menjadi yakni 13 Kg akan diedarkan di wilayah Sulawesi dan 12 Kg diedarkan di Samarinda.

“Atas perbuatan para tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Junior 132 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 10 tahun penjara dan maksimal seumur hidup,” tutup Dir Resnarkoba Polda Kaltim ini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: