sapi
Ketersediaan hewan kurban jenis sapi dan kambing pada perayaan Idul Adha 1443 Hijriah di Balikpapan dipastikan cukup tersedia, Jumat (8/7/2022).

DP3 Kota Balikpapan Pastikan Stok Ternak Untuk Qurban Cukup Tersedia

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan memastikan Kota Balikpapan masih aman dari penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Sedangkan untuk ketersediaan hewan kurban jenis sapi dan kambing pada perayaan Idul Adha 1443 Hijriah dipastikan cukup tersedia.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan, Heria Prisni mengatakan, saat ini stok sapi untuk kurban di kota Balikpapan sudah ada sebanyak 1.600 ekor dan yang baru datang sebanyak 1.900 ekor. Jadi stok sapi kurban sebanyak 3.500 ekor sapi untuk Balikpapan aman.

“Dengan jumlah 3.500 ekor sapi kurban di kota Balikpapan dipastikan akan mencukupi. Sebab diprediksi kebutuhan sapi kurban di kota Balikpapan sebanyak 3.200 ekor,” ujarnya, Jumat (8/7/2022).

Dikatakannya, untuk saat ini dari 66 titik penjualan hewan kurban di Balikpapan, dari jumlah tersebut sudah ada 60 titik telah mengajukan izin tempat dan surat kesehatan.

“Jadi tinggal 6 pedagang saja yang belum mengajukan izin tempat dan surat kesehatan. Oleh sebab itu, pihaknya dan Satpol PP akan melakukan Sidak dalam waktu dekat ini,” paparnya.

Sedangkan sidak yang dilakukan Satpol PP, katanya, agar semua pedagang sapi kurban memiliki izin, dan mengantisipasi adanya pedagang yang tidak memiliki izin, sebab yang tidak memiliki izin dapat menggangu kenyamanan masyarakat.

Sementara itu untuk kambing, kata Heria Prinsi saat ini dalam perjalanan, dan dalam waktu dekat sudah sampai ke Kota Balikpapan, kurang lebih 1.800 ekor. Sehingga kebutuhan hewan kurban di kota Balikpapan sangat mencukupi.

“Untuk harga sapi kurban sendiri ada sedikit kenaikan sebesar 10 persen, sebab harus menjalani karantina. Jadi harga sapi yang biasa Rp18 juta naik menjadi Rp20 hingga 21 juta perekor,” ungkapnya.

Pihaknya juga menganjurkan masyarakat untuk membeli sapi kurban yang memiliki stiker kesehatan, sebab yang berstiker itu sudah diperiksa kesehatan, dan aman dari PMK serta aman untuk di konsumsi.

“Sidak tersebut dilakukan mengingat ada 66 tempat penjualan hewan kurban di Balikpapan yang tersebar di 22 Kelurahan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.