Pemkot
Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Dr. Jan S. Maringka, memimpin Apel Siaga Pemantauan Kesiapan Stakeholders Pertanian Mendukung Pembangunan IKN. Jum'at (11/11/2022).

Dukung IKN, Irjen Kementan Gelar Apel Siaga Pemantauan Kesiapan Stakeholders

image_pdfimage_print

Balikpapan, Gerbangkaltim.com Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Dr. Jan S. Maringka, memimpin Apel Siaga Pemantauan Kesiapan Stakeholders Pertanian Mendukung Pembangunan IKN.

Apel ini diikuti oleh berbagai stakeholders pertanian antara lain, kepala dinas lingkup pertanian Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, dan Kota Balikpapan. Hadir pula dari jajaran TNI, Polri, kejaksaan, pemerintah daerah, sampai dengan perwakilan penyuluh pertanian serta kelompok tani.

Untuk mendukung program strategis Kementerian Pertanian, Inspektorat Jenderal melaksanakan program “Jaga Pangan” yang secara resmi telah dicanangkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada tanggal 20 April 2022. Program Jaga Pangan telah dilaksanakan dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, dan di beberapa titik perbatasan PLBN Entikong, PLBN Terpadu di Distrik Sota, dan PLBN Motaain dalam rangka memastikan ketersediaan dan ketahanan pangan di titik terluar Indonesia.

Pasca pandemi Covid-19, seluruh dunia terancam krisis pangan. Pandemi Covid-19 yang melanda dunia selama beberapa tahun terakhir memberikan dampak signifikan pada banyak aspek, salah satunya adalah soal ketahanan pangan. Ditengah ancaman krisis pangan ini, realisasi ekspor pertanian Indonesia justru mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki basis yang kuat untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Pada kesempatan ini pun, Inspektur Jenderal melakukan penanaman pohon di lokasi IKN. Penanaman pohon dilaksanakan selain untuk menjaga kelestarian alam, sekaligus menjaga ketersediaan air tanah yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan usaha tani.

Dalam arahannya Inspektur Jenderal menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, sudah barang tentu akan meningkatkan kebutuhan terhadap pangan, terutama disebabkan adanya mobilisasi pegawai pemerintah ke ibu kota baru tersebut. Peningkatan kebutuhan akan pangan ini perlu diantisipasi sedini mungkin oleh seluruh stakeholders pertanian. Hal inilah yang mendasari perlunya dilaksanakan apel siaga ini.

Pemantauan titik nol IKN yang merupakan titik acuan lokasi pembangunan berbagai infrastruktur IKN, mulai dari kompleks Istana Negara, kantor-kantor pemerintahan dan tahapan pembangunan selanjutnya, perlu dilakukan dalam rangka memastikan upaya penyediaan pangan di lokasi IKN dapat terlaksana.

Terakhir, Jan S, Maringka mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mendukung dan mensukseskan program Kementerian Pertanian sehingga ketahanan pangan di wilayah IKN dan kedaulatan pangan menuju lumbung pangan dunia 2045 dapat terwujud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *