Festival Komik Polisi Penolong 2025, Cara Kreatif Polri Mendekatkan Diri dengan Generasi Muda
Gerbangkaltim.com, Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia terus berupaya memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih kreatif dan inklusif. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui Festival Komik Polisi Penolong 2025 yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (18/1/2025). Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara Polri dan publik, khususnya generasi muda, dalam suasana yang terbuka dan partisipatif.
Festival tersebut merupakan puncak rangkaian Lomba Komik “Polisi Penolong” 2025, sebuah inisiatif berbasis storytelling visual yang mengajak masyarakat merekam dan menyampaikan pengalaman positif bersama polisi melalui medium komik. Inisiatif ini lahir dari kesadaran akan pentingnya menghadirkan wajah Polri yang humanis di tengah derasnya arus informasi digital.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, S.I.K., bersama jajaran Baharkam Polri. Kehadiran pimpinan Polri tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya membangun citra institusi yang terbuka, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.
Komik dipilih sebagai media utama karena dinilai efektif menjangkau generasi muda. Bahasa visual yang ringkas, emosional, dan mudah dibagikan membuat komik menjadi sarana yang relevan untuk menyampaikan pesan kemanusiaan. Melalui lomba yang digelar pada November hingga Desember 2024 tersebut, tercatat lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi. Sebanyak 15 karya terbaik serta satu karya favorit dipamerkan dalam festival, sekaligus diumumkan sebagai pemenang.
Dewan juri yang terlibat terdiri dari seniman dan komikus nasional Jan Praba, komikus digital Wahyu Aditia, serta inisiator lomba Hasby Ristama. Selain pameran karya, festival ini juga menampilkan peran berbagai satuan kerja di bawah Baharkam Polri, seperti Polairud, Sabhara, Polisi Pariwisata Pamobvit, tim rescue Perintis Samapta, hingga Polisi Satwa (K9). Salah satu sosok K9 legendaris, Reno, yang gugur saat operasi kemanusiaan di Sumatra, bahkan menjadi inspirasi dalam karya komik peserta.

Tak hanya pameran, festival juga menghadirkan beragam aktivitas interaktif, mulai dari lomba menggambar untuk anak-anak, lomba lukis spontan, senam bersama, hingga dialog terbuka antara masyarakat dan Polri. Panggung “curhat publik” pun menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan pengalaman, kritik, dan harapan terhadap institusi kepolisian.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan trofi dan hadiah kepada para pemenang Lomba Komik Polisi Penolong 2025 oleh Kabaharkam Polri. Melalui festival ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan penolong masyarakat, serta membuka ruang dialog yang jujur dan setara dengan publik.
Sumber: Divisi Humas Polri
BACA JUGA
