Humanisme Polisi Menyapa Intan Jaya, Satgas Damai Cartenz Beri Pertolongan Medis di Tengah Patroli
Gerbangkaltim.com, Intan Jaya — Nilai kemanusiaan kembali ditunjukkan personel Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz 2026 di wilayah Papua Tengah. Di tengah medan pegunungan Intan Jaya yang menantang, seorang anggota Polri tampak berjongkok di pinggir jalan kampung, dengan telaten membersihkan luka di kaki seorang warga yang membutuhkan pertolongan segera, Rabu (28/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat patroli rutin Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang dipimpin Bripda Dias bersama sembilan personel Satgas Tindak. Patroli yang awalnya difokuskan pada pengamanan wilayah dan pemeliharaan stabilitas keamanan itu berubah menjadi aksi kemanusiaan ketika petugas mendapati seorang warga mengalami luka cukup serius di bagian kaki di sekitar Pos Intan Jaya.
Melihat kondisi tersebut, personel Satgas bergerak cepat memberikan pertolongan pertama. Luka korban dibersihkan secara higienis, diberikan obat-obatan, serta dipastikan kondisinya stabil sebelum patroli dilanjutkan. Tindakan cepat ini dilakukan mengingat keterbatasan akses fasilitas kesehatan di wilayah pedalaman Papua.
Tak hanya itu, kehadiran personel Satgas juga dimanfaatkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar kepada warga sekitar. Di daerah yang jauh dari jangkauan layanan medis, langkah sederhana ini menjadi bentuk kepedulian yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pendekatan humanis merupakan bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan operasi di Papua. Menurutnya, Polri hadir tidak semata-mata sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
“Kami hadir untuk menjaga keamanan sekaligus membantu warga yang membutuhkan. Pelayanan kesehatan sederhana yang diberikan personel di lapangan merupakan wujud kepedulian Polri, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang sulit mengakses fasilitas medis,” ujar Brigjen Pol. Faizal.
Ia menambahkan, pendekatan kemanusiaan diyakini mampu memperkuat hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat setempat. Dengan terbangunnya kepercayaan, stabilitas keamanan akan lebih mudah terwujud.
Selama kegiatan patroli dan pelayanan kesehatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Masyarakat pun menyambut positif kehadiran personel Satgas, yang tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga hadir sebagai penolong di saat dibutuhkan.
Melalui aksi nyata di tengah keterbatasan dan medan berat Papua, Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan komitmennya: menjaga keamanan sejalan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Sumber: Satgas Operasi Damai Cartenz 2026
BACA JUGA
