IKN Mulai Dibangun, 1,5 Juta Orang Akan Masuk Balikpapan

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud menyatakan setidaknya diperkirakan hampir 1,5 juta orang akan bermigrasi ke Ibu Kota Negara (IKN) Baru. Dan dapat pasti warga yang migrasi ini akan masuk melalui Kota Balikpapan sebagai pintu gerbang IKN.

“Setidaknya diperkirakan hampir 1,5 juta orang akan masuk ke IKN, dan pasti singgah di Kota Balikpapan sebagai pintu gerbang IKN,” ujar Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud , dalam sambutannya pada pelantikan dan pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Balikpapan, Selasa (9/1/11/2021) di Aula Pemkot Balikpapan.

Dikatakannya, semua pihak saat ini berharap pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga program- program nasional pemerintah pusat dan daerah dalam hal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru nanti di Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar) bisa berjalan lancar.

“Harapan saya, kita semua sebagai warga Kota Balikpapan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan IKN, termasuk Dekranasda juga ikut telibat,” pintanya.

Sementara Ketua Dekranasda Kota Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas’ud menyampaikan, setelah pengukuhan ini pihaknya akan melaksanakan rapat kerja pengurus. Ada ada publikasi beberapa program sesuai bidangnya masing-masing.

“Ada publikasi, pemberdayaan, juga perdagangan. Yang paling pokok adalah kerajinan kita yang mau kita tumbuhkan. Tak hanya batik, juga ada kriya. Apalagi berkenaan dengan Balikpapan yang jadi penyangga Ibu Kota Negara (IKN),” jelasnya.

Harapannya kerajinan kota Balikpapan bisa menjadi tuan rumah di kota sendiri, juga sesuai arahan wali kota, arahnya kerajinan tersebut juga lebih dikenal secara nasional maupun internasional.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian, Adwar Skenda Putra, forum berkaitan dengan kerajinan nantinya akan lebih banyak diikuti agar Balikpapan lebih banyak dikenal.

“Kita punya kekayaan terkait aksesoris. Banyak aksesoris motif Kalimantan yang diminati, terutama batu dan manik. Ada banyak gelang dan kalung yang jadi produk unggulan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *