Kabut Asap Belum Ganggu Pariwisata Balikpapan, Wisman Tetap Berdatangan

Pemkot Balikpapan
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma.

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Kabut asap yang muncul di sejumlah wilayah Kalimantan Timur belum berdampak terhadap aktivitas pariwisata di Kota Balikpapan. Berbagai agenda wisata dan kegiatan yang melibatkan wisatawan masih berlangsung normal.

Bahkan, di tengah kondisi kualitas udara yang menjadi perhatian di sejumlah daerah di Kaltim, wisatawan mancanegara (wisman) masih berdatangan ke Balikpapan.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, kunjungan wisatawan mancanegara hingga saat ini masih relatif aman.

“Tadi kita menjemput, menerima tamu sekitar 20 orang dari Italia,” kata Ratih, Senin (21/9/2026).

Menurut dia, konektivitas penerbangan menjadi salah satu faktor yang menjaga mobilitas wisatawan mancanegara ke Balikpapan.
Selain penerbangan melalui Indonesia, Balikpapan memiliki konektivitas dengan sejumlah negara melalui Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura.

“Kalau wisatawan mancanegara relatif secara akumulatif masih aman. Kita ada penerbangan langsung melalui Brunei, rutin Rabu dan Sabtu. Kemudian Malaysia dan Singapura,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat Balikpapan tetap menjadi salah satu pintu masuk bagi wisatawan asing yang hendak berkunjung ke Kalimantan Timur maupun melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi di wilayah tersebut.

Ratih menyebut tujuan kunjungan wisman ke Balikpapan juga cukup beragam. Wisatawan asal Brunei Darussalam, misalnya, banyak yang datang untuk berwisata sekaligus berbelanja di sejumlah pusat perbelanjaan.

Selain wisata belanja, terdapat pula wisatawan mancanegara yang datang untuk kepentingan penelitian, ekowisata, wisata bahari hingga mengunjungi kawasan mangrove.

Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara ke Balikpapan masih banyak berkaitan dengan kegiatan meeting, incentive, convention and exhibition (MICE).

“Belum ada (gangguan). Masih normal pelaksanaannya,” kata Ratih.

Meski aktivitas pariwisata masih berjalan normal, Pemkot Balikpapan tetap mengingatkan wisatawan dan masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan untuk memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika kualitas udara menurun akibat kabut asap.

Hal serupa berlaku untuk kegiatan olahraga luar ruang. Peserta diminta tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.

“Kalau tidak kuat, silakan ke water station terdekat. Itu juga bentuk perhatian dalam kegiatan yang dilaksanakan,” ujarnya.

Dorong Sport Tourism
Di tengah upaya menjaga aktivitas pariwisata, Pemkot Balikpapan juga tengah mendorong pengembangan sport tourism atau wisata olahraga.

Ratih mengatakan posisi Balikpapan yang strategis sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), ditambah kemudahan akses transportasi dan ketersediaan akomodasi, menjadi modal untuk mengembangkan sektor tersebut.

“Yang kita mau kembangkan sport tourism ke depan. Letaknya juga strategis, fasilitas akomodasi dan transportasi mudah di Balikpapan,” katanya.

Pengembangan wisata berbasis olahraga diharapkan dapat memperluas pilihan aktivitas bagi wisatawan sekaligus membuka peluang kunjungan melalui berbagai agenda olahraga.

Dengan demikian, sektor pariwisata Balikpapan tidak hanya mengandalkan wisata alam, budaya, bahari dan ekowisata, tetapi juga memanfaatkan kegiatan olahraga sebagai salah satu daya tarik untuk mendatangkan wisatawan nusantara maupun mancanegara. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar