Pemkot
Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan melepas 7 Atlet Bola Tangan Asal Kota Balikpapan yang mewakili Indonesia pada Kejuaraan International Men and Women Beach Handball Championship 2022 di Bangkok, Thailand

Kadisporapar Kota Balikpapan Lepas 7 Atlet Bola Tangan

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan melepas 7 Atlet Bola Tangan Asal Kota Balikpapan yang mewakili Indonesia pada Kejuaraan International Men and Women Beach Handball Championship 2022 di Bangkok, Thailand.

Pelapasan 7 atlet bola tangan asal Kota Balikpapan ini langsung dilakukan Kepala Disporapar Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma W di Halaman Kantor Disporapar Balikpapan, Rabu (09/11/2022) kemarin.

Kepala Disporapar Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma W menyampaikan pesan kepada para atlet untuk junjung tinggi sportifitas dan jaga kesehatan serta siap meraih juara.

“Selamat Bertugas, Jaga Kesehatan,” ujarnya.

Sesuai dengan penetapan Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia menetapkan tujuh nama atlet asal Balikpapan diantaranya:

1. Aina Dheanda Putri,
2. Vera Nanda Safitri,
3. Dhea Alfiona,
4. Ervina,
5. Angky Natasya Mahadewi,
6. Muhammad Aryasatya Hidayat Noor,
7. Abdur Rachman Rizky Syam

Dengan memberikan wewenang kepada Tim Bola Tangan Indonesia untuk mengikuti segala kegiatan dengan rasa penuh tanggung jawab pada Kejuaraan International Men and Women Beach Handball Championship 2022 di Bangkok, Thailand dengan jadwla keberangkatan pada tanggal 13 November 2022 dan kepulangan pada tanggal 20 November.

Tampilnya timnas di Thailand dengan persiapan cukup sempit. Bahkan, sebagian besar atetnya merupakan pemain bola tangan indoor yang ditempa di kawasan Sentul Jabar.

“Kejuaraan bola tangan Asean yang diikuti lima negara itu, dapat dijadikan sebagai ajang try out bagi tim handball Indonesia. Dengan harapan, saat tampil di kejuaraan Asia dan Dunia mampu mengimbangi lawan-lawannya,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) Zulfydar Zaidar Mochtar, S.E., M.M. beberapa waktu lalu.

Tokoh olahraga asal Pontianak Kalimantan Barat itu berharap adanya peranan dan bantuan pemerintah, KONI maupun KOI terhadap pembinaan atlet yang akan tampil di event internasional. Karena semua atlet yang tampil diluar negeri, bukan saja membawa nama pribadi dan organisasi, namun murni mengatas namakan negara dan bangsa.

“Negara yang menurunkan atletnya dalam kejuaraan Asean nanti datang dari Singapura, Filipina, Vietnam dan tuan rumah Thailand. Karena kejuaraan bola tangan Asean kali ini dijadikan acuan menuju SEA Games 2025 yang rencana nya digelar di ” Negeri Gajah Putih” Itu,” paparnya.

Lebih jauh Zulfidar mengatakan, dengan persiapan yang minim karena keterbatasan anggaran, tim bola tangan Indonesia akan bertolak ke Thailand 13 November 2022 dibawah asuhan pelatih Abdul Kadir.

Menurut Zulfidar, bila bola tangan pantai lebih padat dipertandingkan di kawasan Asean, Asia dan dunia, sudah seharusnya saat PON digelar bola tangan selalu dipertandingkan selain indoor.

Bahkan dalam olahraga bola tangan pantai Indonesia sudah menggelar Asian Beach Games di Bali tahun 2008 dan kini tahun 2023 akan menggelar Asian Beach Games di Jakarta dan World Beach Games di Bali.

“Dengan begitu program pembinaan harus berjenjang mulai bawah. Bahkan tidak boleh tidak lagi dipertandingkan di PON, agar prestasi atlet memiliki jenjang menuju dunia, ” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *