Kapolresta Balikpapan: Kasus Pembunuhan di Balikpapan Barat Masih Diselidiki
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah Balikpapan Barat, tepatnya di kawasan Kampung Baru, Gunung Bugis, Balikpapan Barat.
Kasus tersebut menjadi perhatian serius jajaran kepolisian setempat.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy mengatakan, pengungkapan kasus ini menjadi prioritas utamanya sejak menjabat sebagai kapolresta. Penanganan perkara saat ini dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Balikpapan.
“Kasus pembunuhan di wilayah Balikpapan Barat ini masih dalam proses penyelidikan. Ini menjadi atensi saya sebagai kapolresta yang baru dan sedang ditangani oleh jajaran Satreskrim,” kata Jerrold kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).
Ia menegaskan, pihak kepolisian akan menyampaikan informasi secara utuh kepada publik setelah proses penyelidikan menemukan titik terang. Polisi juga berjanji akan menggelar konferensi pers resmi terkait perkembangan kasus tersebut.
“Nanti pada waktunya, rekan-rekan media akan kami undang. Kami akan merilis kejadian ini sehingga segala informasi yang kami sampaikan bisa disampaikan secara utuh,” ujar Jerrold.
Menurut Jerrold, penyidik saat ini bekerja keras untuk mengungkap identitas para pelaku, motif pembunuhan, serta kemungkinan adanya keterkaitan pihak lain dalam perkara tersebut.
“Anggota sedang bekerja keras untuk mengungkap siapa pelakunya, mencari motivasinya, dan melihat apakah ada benang merah lain yang bisa dikaitkan, sehingga konstruksi kasus ini bisa tergambarkan secara jelas saat konferensi nanti,” ucapnya.
Terkait adanya dugaan bahwa pembunuhan tersebut melibatkan pihak yang memerintahkan atau berkaitan dengan jaringan tertentu, Jerrold menegaskan bahwa Polri tidak akan berspekulasi dan tetap berpegang pada hasil pemeriksaan.
“Terkait dugaan-dugaan itu, kami sebagai anggota Polri harus berdasarkan pemeriksaan yang jelas. Semua pertanyaan akan kami sampaikan pada saat konferensi pers,” katanya.
Jerrold juga menyoroti bahwa kawasan Kampung Baru, Balikpapan Barat, masih menjadi wilayah yang memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kepolisian akan menggandeng unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk melakukan pendekatan secara menyeluruh.
“Wilayah Kampung Baru ini tetap menjadi atensi. Kami akan mengomunikasikan dan menggandeng Forkopimda, melihat dari hulu ke hilir, termasuk pendekatan dari sisi kemanusiaan untuk mencegah atau menyadarkan masyarakat, sampai pada penegakan hukum,” tutur Jerrold.
Ia menegaskan, penanganan persoalan keamanan di wilayah tersebut akan dilakukan secara komprehensif, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan pendekatan sosial.
“Segala sesuatu akan kami lakukan secara komprehensif,” kata Jerrold.
Kronologis kejadian ini berawal dari seorang pria berinisial MH (38) tewas akibat penikaman badik di kawasan Gunung Bugis, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, Sabtu (17/1/2026) dini hari.
Kejadian terjadi sekitar pukul 00.30 WITA di Jalan Sultan Hasanuddin saat korban bertemu dengan terduga pelaku J (39) untuk menyelesaikan persoalan secara damai.
Namun pertemuan berujung perdebatan hingga pelaku menusuk punggung kiri korban satu kali. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Polisi berhasil mengamankan pelaku kurang dari tiga jam setelah kejadian dan menyita senjata tajam jenis badik sebagai barang bukti.
Motif sementara diduga karena dendam atau sakit hati, dan pelaku dijerat Pasal 458 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
BACA JUGA
