Kasrani : KADO, salah satu cara mengatasi pengaruh negatif anak, demi terwujudnya Paser MAS

PASER, Gerbangkaltim.Com- Upaya Kampung Dongeng Paser (KADO) dalam meningkatkan literasi masyarakat mulai digenjot. Salah satunya diwujudkan dalam pembentukan kampung Dongeng di 10 Kecamatan, 5 Kelurahan dan 139 Desa di Kabupaten Paser. Kampung Dongeng Paser mengkuhkan Pengurus Kampung Dongeng Paser Kecamatan Muara Samu, Sabtu (22/10/2022)

Ketua Kampung Dongeng Paser Kasrani, menilai salah satu esensi dari predikat Kabupaten pendidikan ialah tingginya minat baca masyarakat. Sehingga literasi menjadi aspek yang tidak bisa dipisahkan.

“Saya berharap masyarakat tidak lepas dari buku. Meski perkembangan teknologi informasi sangat dinamis, namun buku tetap menjadi sumber informasi yang otentik, dan ini harus kita lakukan sejak dini salah satunya adalah membiasakan anak mendengarkan dongeng dan membaca buku cerita” tandasnya.

Oleh karena itu dirinya akan terus mendorong inovasi yang berkaitan dengan literasi. Khususnya dongeng dimasyarakat, kegiatan dongeng di sekolah, di masyarakat, dongeng di perpustakaan perlu dihadirkan hingga pelosok masyarakat dalam bentuk lain sehingga kehadiran kampung dongeng menjadi solusi untuk mendekatkan anak-anak di perpustakaan sampai perpustakaan desa bahkan pojok-pojok baca di masyarakat.

Kasrani menambahkan “sudah 2 Kecamatan Kampung Dongeng terbentuk yaitu Kampung Dongeng Paser Kec. Kuaro dan hari ini Kampung Dongeng Paser Kec. Muara Samu dan akan menyusul Kecamatan-Kecamatan lainnya.

“Kampung Dongeng Paser memiliki programkam setiap hari harus ada kegiatan literasi. Terutama pada pukul 18.00 hingga 20.00 WIB. Selebih dari jam tersebut dilanjutkan program jam belajar masyarakat,” ini salah satu cara untuk melindungi anak-anak kita dari pengaruh negatif jelasnya.

Kami juga meminta kepada relawan Kampung Dongeng memfasilitasi terbentuknya Pojok-pojok Baca di masyarakat dan yang terpenting diharapkan setiap rumah ada pojok baca disiapkan untuk keluarga.

“Rak buku ditempatkan di ruang strategis sesuai kesepakatan warga. Bisa di Balai RW, pos kamling, tempat ibadah maupun selasar rumah”katanya.

“Kami mengajak seluruh stakeholder terkait, dunia usaha, media dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan program Kampung Dongeng, dan kami menerima relawan yang bersedia bergabung untuk kebaikan anak-anak Kabupaten Paser menuju Paser MAS (Maju, Adil dan Sejahtera)”ujarnya.

“Keberadaan kampung dongeng ini juga bukan tandingan organisasi literasi yang sudah ada. Tapi justru untuk saling menguatkan. Harapan kami 10 Kecamatan, 5 Keluarahan dan 139 Desa yang ada di Kabupaten Paser bisa dibentuk kampung Dongeng,” terang Kasrani . (erwe/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *