Jemaah haji diminta untuk mewaspadai headstroke saat cuaca panas. (Foto: PMJ News/Dok Net)

Kenali, Begini Pertolongan Pertama Jika Jemaah Haji Terserang Headstroke

SELAIN pandemi Covid-19 belum berakhir, pelaksanaan ibadah haji tahun ini dibarengi dengan cuaca panas ekstrim yang melanda Arab Saudi. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta calon jemaah haji untuk mewaspadai heat stroke.

Heatstroke adalah kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu secara drastis hingga mencapai 40 derajat Celcius atau bahkan lebih. Ini biasanya terjadi saat seseorang menerima paparan suhu panas dari lingkungan sekitar di luar batas toleransi tubuhnya.

Seperti dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (4/6/2022), tanda atau gejala heatstroke di antaranya peningatan suhu tubuh hingga suhu 40 derajat Celsius atau lebih, pusing, sakit kepala, kulit memerah dan mengering, serta tidak berkeringat walau suhu tubuh tinggi.

Jika seseorang mengalami tanda-tanda heatstroke di atas, segera berikan pertolongan pertama guna mencegah munculnya komplikasi serius yang bisa mengancam jiwa.

  1. Pindahkan ke Tempat yang Lebih Dingin
    Saat terkena heatstroke, langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kondisi tersebut semakin parah adalah dengan pindah ke tempat yang lebih sejuk, misalnya di bawah pepohonan.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung yang dapat meningkatkan suhu tubuh. Bila memungkinkan, lepaskan atau gantilah pakaian yang lebih nyaman.

  1. Kompres Seluruh Tubuh
    Apabila berpindah tempat tidak cukup membantu dalam menurunkan suhu tubuh akibat heatstroke, berikan kompres dingin pada tubuh.

Kompreslah tubuh penderita heatstroke dengan es batu, terutama di bagian leher, ketiak, dan selangkangannya. Bagian-bagian tubuh tersebut merupakan titik panas yang harus segera diturunkan suhunya.

Selain itu, Anda juga bisa menyemprotkan air ke tubuh penderita untuk mempercepat proses penurunan suhu.

Namun jika heatstroke terjadi pada lansia, anak-anak, pasien dengan penyakit kronis, atau seseorang yang mengalaminya karena latihan atau olahraga berat, jangan lakukan kompres dengan es.

  1. Banyak Minum Air Putih
    Bila penderita heatstroke sadar, Anda juga perlu memberikannya minum air putih yang banyak. Pasalnya, saat heatstroke terjadi, tubuh akan memproduksi panas yang menyebabkan jumlah cairan tubuh berkurang.

Bila kondisi ini dibiarkan, dikhawatirkan akan terjadi dehidrasi akut. Namun, pastikan Anda tidak memberikannya minuman yang terlalu dingin, mengandung kafein, atau alkohol, karena justru akan memberikan efek negatif pada tubuh.

Sumber : PMJ NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: