DPRD
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari

Kesuksesan Pemilu Perlu Dukungan dan Partisipasi Warga

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – DPRD Kota Balikpapan menyatakan untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang akan dilaksanakan serentak di Indonesia, maka diperlukan dukungan yang tinggi dari partisipasi masyarakat dari semua kalangan.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari mengatakan, setiap warga negara berhak berpartisipasi menyukseskan pemilu sesuai amanah yang telah diatur didalam UUD 1945.

“Warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Berhak berserikat, berkumpul serta mengeluarkan pikiran. Berhak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan,” ujarnya, Kamis (10/11/2022).

Subari menambahkan, warga negara juga berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan, dan setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta perlindungan kekerasan, diskriminasi serta 20 hak lainnya.

“Arti sebuah partisipasi politik yang dihimpun dari berbagai buku menyebut keikutsertaan warga negara, dapat menjadi penentu segala keputusan di dalam kehidupannya. Awal mula partisipasi menurut referensi buku yang dihimpun menyebut dikarenakan ada lima faktor,” ucapnya.

Dikatakannya, pertama modernisasi contohnya perkembangan digital saat ini. Kedua perubahan struktural kelas social. Ketiga pengaruh kaum intelektual dan komunikasi massal. Keempat konflik antar elit politik bertarung mendapatkan pengakuan rakyat dan kelima keterlibatan pemerintah yang luas (Pengekangan) yang melahirkan tuntutan.

Sedangkan, bentuk partisipasi terbagi menjadi dua yakni Konvensional dan Non konvensional. Subari menjelaskan, pemilu nantinya terdapat 10 bentuk partisipasi diantaranya melaksanakan sosialisasi pemilu, melakukan pendidikan pemilu, memilih calon dan pasangan calon Parpol, memberikan suara sebagai pemilih, menulis atau menyiarkan berita ikhwal kepemiluan.

Selanjutnya, mendukung peserta pemilu atau calon tertentu, menyampaikan hasil pemantauan atas pemilu dan menyampaikan dugaan atas pelanggaran dalam pemilu, serta melaksanakan penyebarluasan hasil perhitungan cepat Pemilu.

Partisipasi masyarakat di dalam pemilu menjadi salah satu opsi untuk peduli dengan pemilu selain menjadi penyelenggara. “Itulah yang menjadi kesimpulannya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *