Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar diskusi bersama peserta kirab pemuda di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (27/10). Diharap pertemuan ini melahirkan gagasan yang baik dalam membangun bangsa. (foto:egan/kemenpora.go.id)

Kirab Pemuda Digelar Meriahkan HSP ke 94 di IKN, Kemenpora: Hasil Pemikiran Pemuda akan Direalisasikan untuk IKN

image_pdfimage_print

Penajam Paser Utara, GerbangKaltim.com –  Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 94 yang digelar di Titik Nol IKN berlangsung meriah.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar diskusi bersama peserta kirab pemuda di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis 27 Oktober 2022.

Diharap pertemuan ini melahirkan gagasan yang baik dalam membangun bangsa.

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan, kegiatan tersebut mendiskusikan berbagai isu nasional. Mulai isu kebangsaan hingga kepemudaan.

“Hari ini peserta kemah pemuda melakukan diskusi-diskusi kebangsaan dan kepemudaan, bagaimana mereka bisa berkontribusi secara optimal dalam membangun Indonesia kedepan,” kata Deputi Ni’am.

Menurut Deputi Ni’am, hasil pemikiran dari diskusi para pemuda ini akan ditindaklanjuti. Misalnya akan dirumuskan dan dituangkan dalam kesepatan untuk membangun Indonesia dimasa yang akan datang.

“Hasil-hasil pemikiran mereka tentu akan dirumuskan untuk Ibu Kota Nusantara. IKN jadi salah satu tonggak sejarah masa depan.

Keseragaman mereka untuk kepentingan mengokohkan kebersamaan. Mengkonversi kekuatan dengan kolaborasi membangun kepercayaan,” terang Deputi Ni’am.

Lebih lanjut, Deputi Ni’am menyampaikan diskusi ini juga diikuti penyandang disabilitas. Hasil pemikiran mereka diharap dapat memberi dampak baik terhadap kemajuan bangsa.

“Kondisi fisik tidak jadi hambatan dalam menuangkan gagasan. Ini adalah bentuk dari kesetaraan. Mereka berkontribusi dalam menyumbangkan ide maupun gagasan dalam kepentingan kepemudaan dan bangsa.

Ini juga bagian dari komitmen mendorong partisipasi pemuda dalam berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Ni’am.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *