Samarinda, Gerbangkaltim.com –
Hetifah Sjaifudian, anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Timur, hari ini (20/05), kembali memberikan fasilitasi penguatan kapasitas kepada para pelaku ekonomi Kreatif Sub sektor seni rupa di Kota Samarinda bertajuk: Bimbingan Teknis Subsektor Seni Rupa Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Kalimantan TImur”, di hotel Bumi Senyiur Samarinda.

Hadir Hetifah Sjaifudian (Wakil Ketua Komisi X DPR RI), Toar Mangaribi (Ketua Tim Peningkatan Kompetensi SDM Ekraf, Kemenparekraf RI), Dahlia (Kepala Bidang SDM Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur), dan Andri Wintarso (Pendiri Yayasan Forum Seniman Bekasi), diikuti oleh tak kurang dari 100 orang Seniman, Komunitas rumah kayu, pelukis, pematung, pemural dan para pelaku parekraf di Samarinda.

Toar dalam sambutannya menyampaikan bahwa para seniman harus di dorong untuk merambah industri agar kehidupan para seniman dapat semakin berjaya, serta perlu di dorong kepada para pemerintah daerah untuk menghasilkan inkubator ruang pendampingan kepada para seniman.

“Seni rupa banyak melahirkan cabang karya seni lain, makanya kita butuh kembangkan dan tingkatkan kapasitas para pelaku supaya industrinya bisa kita rambah,” imbuhnya.

Dahlia menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan seperti bimbingan teknis telah membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif di samarinda mengingat keberadaan IKN seharusnya mengangkat hajat hidup para seniman juga.

“Perhatian pemerintah daerah dapat berupa pemberian pelatihan ekonomo kreatif bagi para seniman sebagai salah satu subsektor ekraf mengingat akan kayanya potensi kalimantan timur dalam hal kebudayaan dan kesenian. Creativ Hub juga sebagai sarana untuk pelaku ekraf sehingga kita maunya para seniman memanfaatkan gedung ini untuk pementasan atau pameran,” paparnya.

Hetifah Sjaifudian yang merupakan Waketum partai Golkar tersebut dalam sambutannya menegaskan bahwa kita butuh meningkatkan sentuhan ekspresi seni para seniman untuk membawa nilai tambah terhadap para pelaku seni.

“Kita tentu berharap bahwa ada perlakuan khusus untuk meningkatkan kualitas para perupa di Kaltim, makanya masalah seperti dukungan finansial, ruang dan fasilitas juga perlu kita sediakan serta pengakuan dan apresiasi yang berasal tidak hanya oleh penikmat seni tetapi dari seluruh masyarakat, bahkan kebijakan dan regulasi yang berpihak pada para pelaku seni,” tegasnya.

Lebih lanjut Hetifah menyampaikan bahwa teknologi dan digitalisasi harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh para pelaku ekraf utamanya subsektor seni rupa ini, membangun komunitas seni juga diharapkan tidak hanya dilakukan oleh para seniman tetapi oleh pemerintah pusat dan daerah juga.

“Membangun modal sosial berupa aktifnya komunitas seni akan melahirkan iklim dan ruang-ruang kreatif di berbagai daerah,” tutupnya.

Share.
Leave A Reply