Kurang Perhatian, Istri Kedua Nekat Lompat ke Sungai Murung Pudak

Tabalong, Gerbang Kaltim.com – Disebut-sebut merasa kurang mendapat perhatian dari sang suami, istri kedua berinisial ‘RDH’, nekat melompat ke sungai di kawasan Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (15/1/2022).

Seperti diberitakan https://jejakrekam.com/, ibu muda itu nekat akan mengakhiri gejolak hidupnya dengan menerjunkan dirinya ke aliaran air sungai di bawah Jembatan Kembar Sulingan, Kecamatan Murung Pudak.

Seakan tidak berpikir panjang lagi, istri kedua yang usianya masih terbilang sangat muda itu, yakni 17 tahun tersebut benar-benar melompat dari ketinggian Jembatan Kembar di Kecamatan Murung Pudak.

Namun, setelah tubuhnya jatuh ke sungai ‘RDH’, diselamatkan beberapa warga setempat atau para relawan yang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Perempuan belia itu diangkat dari sungai dan dibawa ke kawasan agak kering dekat sungai.

Kenekatan istri kedua ini menerjunkan diri dengan percobaan bunuh diri ke sungai Murung Pudak itu, disebut karena dilatarbelangi persoalan rumah tangga. Kepada petugas kepolisian, dia mengungkapkan, karena kurangnya perhatian dari suaminya berinisial ‘AL’.

 Tempat tinggalnya di bilangan Murung Pudak yang tidak terlalu jauh dengan Jembatan Kembar, lokasi yang digunakannya untuk mengakhiri persoalan hidupnya itu.

Dengan gagal atau tidak berhasilnya ismud alias istri muda itu bunuh diri, beberapa warga di lokasi kejadian mengucap syukur dengan keselamatannya, termasuk Kapolsek Murung Pudak, AKP Samsu Suargana.

“Kita patut bersyukur, upaya  penyelamatan masih bisa dilakukan oleh rekanan UPBS Srikandi. Saat itu juga korban dibawa ke Rumah Sakit Maburai untuk diberikan pertolongan medis,” kata Kapolsek Samsu Suargana.

Kala itu, setelah terjun ke sungai dari atas Jemabatan Kembar, istri kedua ini masih bisa bergerak dan agak sadarkan diri.

Salah satu bukti, dia mencoba untuk ke pinggir sungai dan berteriak sekuatnya dengan maksud meminta pertolongan. Tidak berselang lama, datang beberapa warga memberi pertolongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: