Modal Terbatas, Pertashop Alternatif Jadi Pengusaha BBM

image_pdfimage_print

Balikpapan,Gerbangkaltim.com- PT Pertamina Kalimantan membuka kesempatan bagi warga yang ingin memulai usaha memasarkan bahan bakar minyak (BBM) namun belum memiliki kecukupan modal untuk membangun stasiun pengisian bahan bakar umur (SPBU).

Dan membuka Pertashop menjadi pilihan alternatifnya, dimana pertashop adalah SPBU mini yang resmi milik pertamina, dimana harga jualnya sama dengan BBM yang dijual di SPBU Pertamina.

Sales Brand Manager I Kaltim Kaltara (Kaltimra), Adi Nandi Wardana mengatakan, bagi yang berminat menjadi mitra, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, Warga Negara Indonesia yang memiliki izin usaha (UD, koperasi, CV, PT atau badan usaha lainnya), kemudian memiliki kelengkapan administrasi yang masih berlaku (KTP, NPWP dan akta pendirian perusahaan) dan memiliki atau menguasai lahan yang akan digunakan Pertashop serta mendapatkan rekomendasi dari Kepala Desa setempat

“Modular sesuai dengan tipe Pertashop yang diajukan (mulai dari 250 juta hinga 500 juta), bisa juga menggunakan KUR atau kredit lainnya. Dan akan mendapatkan satu dispenser, tanki BBM 3000 liter, sistem kelistrikan,” ujarnya.

Pertashop sendiri menyediakan Bahan Bakar Non Subsidi yaitu Pertamax dan Dexlite, dan juga dapat menjual LPG Bright Gas dan juga produk Pertamina lainnya seperti pelumas.

“Untuk pemilihan produk kita menyesuaikan pemerintah, kita tahu ada SK dari Kementerian Lingkungan Hidup bahwa oktan yang beredar di Indonesia itu minimal oktan 91, jadi yang kita tawarkan ke masyarakat di Indonesia sudah sesuai dengan SK Kementerian Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Adi menambahkan, kehadiran Pertashop memberikan solusi untuk masyarakat yang ingin berinvestasi SPBU dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

“Yang pertama biaya investasi jauh lebih terjangkau, kemudian legal ada izinnya di pemerintahan dan ketiga kami berikan jaminan kualiti dan kuantitinya, kita jamin produk yang kita jual sesuai standar kualitas pertamina dan kuantitinya kita jamin dari penggunaan dispenser yang sudah ditera metrologi,” jelasnya

Dikatakan Adi, untuk Kaltimtara total sudah ada 14 titik Pertashop yang tersebar,
terbukti dari beberapa hari melakukan pameran di Balikpapan dan Samarinda sudah ada total 300 yang mendaftar, dan 20 diantaranya pendaftar dari Balikpapan.

“Mudah-mudahan animo yang sangat besar ini diimbangi kebijakan pemerintah kota yang memudahkan Pertashop,” tukasnya.

Terkait penentuan titik lokasi, Pertamina akan evaluasi, wilayah-wilayah terlalu dekat SPBU belum bisa menaruh Pertashop disitu, pasti pertimbangan dengan jarak SPBU yang sudah ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *