Nelayan Dilaporkan Terjatuh di Laut Balikpapan Timur, Sat Polairud Polresta Balikpapan Lakukan Pencarian Terpadu
Gerbangkaltim.com, Balikpapan — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Balikpapan bergerak cepat menindaklanjuti laporan hilangnya seorang nelayan yang terjatuh dari kapal saat melaut di perairan Balikpapan Timur. Penanganan kejadian ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, antara lain TNI Angkatan Laut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Basarnas, Rabu (4/2/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar wilayah perairan Buoy 0 Balikpapan Timur. Korban diketahui berinisial AII (25), seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Nur Aliyah yang berangkat melaut bersama tiga ABK lainnya menggunakan alat tangkap bubu. Kapal tersebut sebelumnya beroperasi mencari ikan di perairan sekitar Balikpapan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari saksi di atas kapal, insiden terjadi sekitar pukul 17.00 WITA saat KM Nur Aliyah dalam perjalanan kembali menuju Balikpapan. Saat itu, korban diketahui berada di bagian buritan kapal dalam kondisi mandi. Namun, beberapa saat kemudian, korban tidak lagi terlihat di atas kapal. Awak kapal hanya menemukan pakaian korban yang terlipat rapi di bagian atas kapal.
Menyadari adanya dugaan korban terjatuh ke laut, nahkoda kapal bersama ABK lainnya segera melakukan upaya pencarian awal dengan menyusuri jalur pelayaran di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan sambil memanggil nama korban dan memperhatikan kondisi sekitar. Namun hingga sekitar tiga jam upaya pencarian mandiri dilakukan, korban belum berhasil ditemukan.
Laporan kejadian tersebut kemudian diteruskan kepada Sat Polairud Polresta Balikpapan. Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian lanjutan. Proses pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus laut, serta faktor keselamatan personel di lapangan.
Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung secara terpadu. Aparat gabungan berupaya memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada guna menemukan korban secepat mungkin. Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan keluarga korban serta instansi terkait untuk memberikan informasi perkembangan pencarian secara berkala.
Sat Polairud Polresta Balikpapan mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, termasuk menggunakan alat pengaman diri dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di atas kapal.
Sumber: Humas Polda Kaltim
BACA JUGA
