Kodam Vi Mlwn
Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo melantik secara resmi Mayor Infanteri Bambang Prasetyo sebagai Komandan Yonif Raider 600/Modang menggantikan Letkol Inf Karuniawan Hanif Arridho. Jumat (24/11/2023).

Pangdam VI/Mlw Lantik Mayor Infanteri Bambang Prasetyo Sebagai Danyonif Raider 600/Modang

image_pdfimage_print

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo melantik secara resmi Mayor Infanteri Bambang Prasetyo sebagai Komandan Yonif Raider 600/Modang menggantikan Letkol Inf Karuniawan Hanif Arridho.

Upacara pelantikan dilakukan secara sederhana yang juga dihadiri Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Susilo di Lapangan Yonif Raider 600/Modang, Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (24/11/2023).

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo dalam amanatnya mengatakan, Yonif Raider 600/Modang, merupakan salah satu satuan tempur di jajaran Kodam VI/Mulawarman yang memiliki tugas pokok membina dan menyiapkan prajurit raider untuk melaksanakan operasi militer.

“Saya ucapkan, terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Inf Karuniawan Hanif Arridho atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Komandan Yonif Raider 600/Modang, “ ujarnya.

“Saya juga mengucapkan selamat kepada Mayor Inf Bambang Prasetyo yang telah dilantik sebagai Komandan Yonif Raider 600/Modang yang baru,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Pangdam VI/Mulawarman juga menyampaikan pesannya kepada Mayor Inf Bambang Prasetyo agar dapat meneruskan prestasi yang telah diraih oleh pejabat sebelumnya.

“Saya juga meminta agar dapat menyiapkan operasi khususnya dalam menghadapi Pemilu 2024,” tukasnya.

Pangdam VI/Mulawarman mengatakan, menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, maka seluruh satuan-satuan yang ada di Kodam VI/Mulawarman akan terlibat dalam pengamanan Pemilu 2024.

“Satuan-satuan tersebut akan melakukan tugas secara bergantian dalam pengamanan logistik yang masuk dan pengamanan pelaksanaan kegiatan ataupun pekerjaan di daerah-daerah khusus,” ungkapnya.

Ditegaskannya, TNI dalam pelaksanan Pemilu 2024 ini akan tetap menjaga netralitasnya.

“TNI akan memegang teguh undang-undang yang dimiliki, yaitu Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLANL-MEI
hosting terpercaya
tes