Pangdam VI/Mulawarman Pantau Pembangunan Markas Yonif 827 di Kutai Barat, Pastikan Kualitas dan Kesiapan Operasional

Pangdam VI Mulawarman
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono didampingi pejabat Kodam meninjau progres pembangunan Markas Batalyon 827 di Kabupaten Kutai Barat untuk memastikan kualitas dan kesiapan operasional satuan.

Gerbangkaltim.com, Kutai Barat – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Markas Batalyon (Mayon) 827 di Kabupaten Kutai Barat, Kamis (8/1/2026). Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi waktu penyelesaian maupun standar kualitas konstruksi.

Dalam agenda tersebut, Pangdam VI/Mulawarman didampingi oleh Komandan Korem (Danrem) 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., serta Komandan Kodim (Dandim) 0912/Kutai Barat Letnan Kolonel Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Si. Rombongan langsung meninjau sejumlah titik pembangunan fasilitas utama yang akan menjadi pusat kegiatan dan operasional Batalyon 827 di wilayah Kutai Barat.

Mayjen TNI Krido Pramono menegaskan pentingnya menjaga mutu material dan ketepatan pelaksanaan konstruksi. Menurutnya, markas batalyon bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal prajurit, tetapi juga sebagai pusat pembinaan, perencanaan, dan kesiapsiagaan satuan. Oleh karena itu, setiap tahapan pembangunan harus memenuhi standar teknis agar mampu menunjang tugas-tugas pertahanan dan keamanan dalam jangka panjang.

Selain aspek teknis, Pangdam juga menyoroti peran strategis keberadaan Yonif 827 ke depan. Ia berharap, setelah pembangunan markas selesai dan satuan beroperasi penuh, Batalyon 827 dapat memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas keamanan wilayah. Keamanan yang kondusif dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung iklim investasi serta percepatan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kutai Barat.

Kehadiran satuan TNI di daerah, lanjut Pangdam, juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya dalam kegiatan pembinaan teritorial, penanggulangan bencana, serta program-program sosial kemasyarakatan. Oleh sebab itu, pembangunan Markas Batalyon 827 dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi pertahanan negara sekaligus pembangunan daerah.

Dengan peninjauan langsung ini, Pangdam VI/Mulawarman menegaskan komitmen TNI AD untuk memastikan seluruh pembangunan fasilitas satuan berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi prajurit maupun masyarakat sekitar.

Sumber: Pendam VI/Mulawarman

Tinggalkan Komentar