Pantai Senipah, Potensi Wisata di Paser terkendala infrastruktur

image_pdfimage_print

PASER, Gerbangkaltim.com – Selain Gunung Boga atau gunung embun, Kabupaten Paser ternyata masih menyimpan potensi wisata memesona, salah satunya pantai Senipah yang berada di Desa Senipah Kecamatan Tanjung Harapan.

Menurut Pendamping desa setempat, Darwansa, keindahan pantai Senipah tidak kalah dibanding pantai-pantai lain yang kerap dijadikan objek kunjungan para wisatawan di Kaltim.

“Kalau dibanding pantai Nipah-nipah di Penajam, masih lebih bagus pantai Senipah,” ucapnya, Minggu (15/01/2023).

Darwansa menceritakan, banyak warga dari Desa Senipah memiliki kekerabatan dengan warga Balabalagan, sebuah pulau eksotik yang secara geografis dekat dengan Kabupaten Paser, namun secara administratif berada dalam Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

“Banyak warga desa Senipah yang berprofesi sebagai nelayan berlayar sampai pulau Balabagan,” kata Darwansa.
Keseriusan masyarakat setempat untuk mengelola potensi wisata tersebut terlihat dari rencana pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Darwansa mengakui memang dari segi infrastruktur jalan, masih perlu adanya perbaikan untuk menuju ke sana.

Untuk bisa sampai ke pantai Senipah, jika menggunakan transportasi air, bisa memakan waktu empat sampai lima jam dari pelabuhan Senaken Tanah Grogot. Sedangkan melalui jalur darat akan memakan waktu lebih lama.

Kendala akses jalan membuat Darwansa harus melewati jalur Binturung, Pamukan Utara, Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan.
Ia berharap ada peningkatan jalan menuju pantai Senipah. Ia berharap kedepan, desa Senipah bisa jadi primadona kunjungan wisatawan jika melihat potensi keindahan alamnya dan kearifan lokal masyarakat setempat.
“Masyarakat di Senipah berharap infrastruktur jalan, listrik dan jaringan internet yang menjadi kendala selama ini bisa segera teratasi,” harapnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemuda Olaharga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Muksin, mengatakan pihaknya akan segera mensurvei lokasi tersebut. “Nanti kami ke sana mensurvei,” ucapnya.
Sementara Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser, Tri Evy Herawati mengatakan pada tahun 2023 terdapat program pembangunan ruas jalan Random menuju Senipah.

“Terkait berapa panjang jalannya, belum kami cek berapa yang akan dibangun,” jawab Evy. Ia pun tidak merinci apakah akan dibangun jalan dengan pola semenisasi atau pola peningkatan jalan rusak.(CP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *