Pasien yang Menjalani Perawatan Akibat Covid-19 di Kaltim Makin Berkurang

Samarinda, Gerbang Kaltim.com – Pasien yang menjalani perawatan/isolasi akibat Covid-19, baik di beberapa rumah sakit maupun isolasi mandiri di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), semakin berkurang, Rabu (16/3/2022).

Kian berkurangnya pasien yang dirawat tersebut, disebabkan adanya kesembuhan pasien pada hari yang sama, yakni 1.077 orang.

Sehari sebelumnya Selasa (15/3/2022), pasien yang menjalani perawatan di 10 kabupaten/kota di Kaltim berjumlah 8.633 orang dan sehari setelahnya berkurang 698 orang, sehingga tersisa 7.935 orang yang masih dalam perawatan.

Untuk kesembuhan pasien bertambah 1.077 orang. Pasien sembuh ini disumbang dari Kota Samarinda 423 orang. Kabupaten Kutai Barat (Kubar) 190 pasien. Kota Balikpapan 134 orang. Kabupaten Berau 112 pasien.

Kemudian sumbangan dari Kota Bontang 78 orang. Kabupaten Kutai Timur (Kutim) 56 pasien. Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) 38 pasien. Kabupaten Paser/Tanah Grogot 35 orang. Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 10 pasien dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) 1 orang.

Selain itu, wilayah Kaltim juga ketambahan 387kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang masing-masing datang dari  Kabupaten Mahakam Ulu 10 kasus. Kabupaten Kutai Barat 16 kasus.

Kabupaten Penajam Paser Utara 19 kasus. Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang masing-masing 25 kasus. Kota Samarinda 30 kasus. Kabupaten Kutai Kartanegara 50 kasus. Kabupaten Paser 58 kasus. Kabupaten Berau 70 kasus serta Kota Balikpapan 84 kasus terkonfirmasi Covid-19.

Memalui Infografis Satuan Tugas (Satgas) Covid-19/Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), melalui instagram resminya pertanggal 16 Maret 2022 disebutkan, ada tambahan 8 kasus kematian.

Kasus kematian itu terjadi di Kabupaten Kutai Timur, Kota Bontang dan Kota Samarinda masing-masing 1 kasus. Dari Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara masing-masing 2 serta 3 kasus.

Sehingga jumlah kasus kematian di wilayah “Bumi Etam” dalam kurun waktu hampir dua tahun tercatat 5.640 orang yang meninggal dunia.

Dari 10/kabupaten/kota, hanya wilayah Kabupaten Mahakam Ulu berstatus zona oranye atau daerah dengan risiko sedang Covid-19.

Sedangkan 9 daerah lainnya bergabung di zona merah alias daerah dengan kasus Covid-19 sangat tinggi.

Kesembilan daerah yang berstatus zona merah itu Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Samarinda, Kota Bontang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Barat, Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: