Pemkab Berau Pacu UMKM Perluas Pasar Mancanegara

Pemkab Berau
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat meninjau produk olahan cokelat dan madu lokal unggulan UMKM Berau yang berhasil menembus pasar ekspor mancanegara di Tanjung Redeb, Senin (2/11/2026).

TANJUNG REDEB, Gerbangkaltim.com – Pemkab Berau pacu UMKM perluas pasar hingga mancanegara dengan fokus pada peningkatan kualitas mutu produk, ketepatan kemasan (packaging), serta inovasi yang sesuai dengan preferensi konsumen global. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa pencapaian sejumlah produk olahan lokal yang sukses merambah pasar luar negeri harus dijadikan tolok ukur baru bagi seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Berau.

Bupati menyoroti dua produk unggulan daerah, yakni Madu King Borneo dan Cokelat Kulanta, yang berhasil membuktikan daya saingnya di level internasional. Bahkan, komoditas olahan kakao dan cokelat khas Berau tercatat telah berhasil menembus pasar ekspor hingga ke negara Prancis. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa potensi hasil alam dan kreativitas masyarakat Berau memiliki daya pikat tinggi apabila dikelola secara profesional dan berstandar standar ekspor.

“Produk seperti Madu King Borneo dan Cokelat Kulanta menunjukkan bahwa hasil usaha masyarakat Berau punya peluang besar untuk dikenal luas di tingkat global. Pembenahan menyeluruh mulai dari proses produksi, konsistensi kualitas, hingga nilai estetika kemasan sangat penting untuk membangun kepercayaan konsumen luar negeri,” ujar Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, Senin (2/11/2026).

Selain mengincar ceruk pasar ekspor, Bupati Sri Juniarsih menekankan pentingnya mengintegrasikan sektor UMKM dengan industri pariwisata Berau yang terus berkembang pesat. Lonjakan kunjungan wisatawan ke destinasi bahari dan budaya Berau harus ditangkap sebagai peluang emas untuk menjajakan produk kerajinan serta kuliner olahan lokal sebagai oleh-oleh khas daerah.

Guna mempercepat pencapaian target tersebut, Pemkab Berau mendorong kolaborasi lintas sektor yang melibatkan investor, perbankan, dan mitra pemasaran digital. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan kemandirian UMKM, sehingga produk-produk lokal asal Bumi Batiwakkal dapat bersaing sejajar di pasar nasional maupun global.

Sumber: Pemkab Berau

Tinggalkan Komentar