Pemkot
Festival Sandeq bakal meramaikan event Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang digelar di Kota Balikpapan, pada 9 September 2022 mendatang.

Pemkot Balikpapan Sambut Sandeq yang Berlayar dari Sulawesi Barat

image_pdfimage_print

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Festival Sandeq bakal meramaikan event Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang digelar di Kota Balikpapan. Sandeq ini adalah kapal nelayan untuk menangkap ikan, yang digunakan di sehari-hari di Sulawesi Barat (Sulbar). Kendati begitu, Sandeq belakangan mulai digelar dalam festival-festival.

Staf Ahli Bidang Perekonomian Wali Kota Balikpapan, Doortje Marpaung menjadi koordinator untuk panitia Balikpapan Festival Sandeq. Nantinya kapal akan berangkat dari Tanjung Silopo, Sulawesi Barat, menuju destinasi wisata pantai Manggar di Balikpapan, Kaltim.

Balikpapan yang dipilih sebagai tempat sandar sandeq ini tak lepas dari bentuk dukungan terhadap Ibu Kota Nusantara, di mana Balikpapan jadi salah satu penyangganya.

“IKN sudah diumumkan oleh Presiden akan berlokasi di Kalimantan Timur. Dan mengapa tidak mendukung itu melalui festival ini. Itu yang disampaikan Pj Gubernur Sulawesi Barat yang merupakan Ditjen Otda, Bapak Akmal Malik,” tutur Doortje Marpaung usai melaksanakan rapat Festival Sandeq dan persiapan Haornas Kota Balikpapan, Selasa (30/08/2022).

Festival Sandeq ini menggunakan pola sharing atau kolaborasi dalam pelaksanaannya. Bukan menggunakan anggaran APBD, namun dibantu mitra Gubernur Sulbar. “Karena hubungan Pj Gubernur Sulbar dengan Wali kota kita cukup bagus, maka Balikpapan menyatakan siap mendukung,” jelasnya.

Terlebih dengan adanya Hari Olaheaga Nasional (Haornas), di mana puncaknya dilaksanakan di Balikpapan. Maka beberapa waktu lalu, disepakati, bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, Sandeq yang berlayar dari Tanjung Silopo ini akan sandar di wisata Pantai Manggar Segarasari, Balikpapan.

“Karena memang Pantai Manggar sangat memungkinkan. Dengan panjang yang relatif lebih panjang dibanding pantai yang ada di sekitar sini,” tutur Doortje.

Perahu Sandeq nantinya akan dilepas  secara resmi dari Tanjung Silopo, yang diperkirakan sampai di Balikpapan pada tanggal 6 malam atau pagi 7 September. “Tapi semua tergantung cuaca. Semoga on schedule mereka. Berlayar tanpa ada kendala. Apalagi cuaca cukup ektrem, sedangkan mereka mengandalkan angin,” jelasnya.

Pada tanggal 7 September 2022 tersebut, direncanakan akan ada penerimaan oleh Gubernur Kaltim dan Wali Kota Balikpapan. Ia juga menambahkan, apabila sandeq telah sandar di Balikpapan, masyarakat dapat mengunjungi perahu tersebut.

Pelayaran akan melalui rute pelayaran, dimulai dari Tanjung Silopo – Majene – Palipi – Deking – Mamuju – Pulau Ambo – Pulau Salissingan – Pantai Manggar dan finish di Balikpapan Super Block (BSB). Dengan jarak tempuh sepanjang 552 km atau 321 mil.

“Mereka juga ada expo. Bagi masyarakat yang ingin tahu historis sandeq. Untuk ekspo ini dilaksanakan di kawasan BSB. Mereka juga akan melaksanakan lomba di laut. Nanti juga ada tarian. Karena mereka membawa tim kesenian ratusan orang,” terangnya.

Rencananya, kegiatan ini juga akan dihadiri Presiden RI, Joko Widodo dan Menpora Zainudin Amali. Untuk diketahui, selanjutnya pada 9 September malam akan dilaksanakan puncak Haornas di Stadion Batakan,  Balikpapan Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *