Pengurus Perpedayak Paser Dikukuhkan, Pemuda Dayak Didorong Aktif Lestarikan Budaya

PASER, Gerbangkaltim.com – Persatuan Pemuda Dayak (Perpedayak) Kabupaten Paser diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya daerah. Harapan tersebut disampaikan dalam pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perpedayak Kabupaten Paser masa bakti 2026–2030 di Gedung Awa Mang Kuruku, Kamis (22/10/2026).

Pengukuhan ini menjadi momentum bagi organisasi pemuda untuk memperkuat peran dalam pembangunan daerah, mempererat persaudaraan, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Paser, Nonding, menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Paser atas pengukuhan kepengurusan tersebut. Ia berharap Perpedayak dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan semangat Paser Tuntas.

  1. Perpedayak diharapkan perkuat persatuan masyarakat

Nonding mengatakan, keberadaan organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus menjaga keharmonisan di tengah keberagaman suku dan budaya di Kabupaten Paser.

Menurutnya, Perpedayak diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya pemuda Dayak, tetapi juga mampu mendorong kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Perpedayak diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan keberdayaan masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga nilai-nilai keagamaan, serta memelihara norma, etika, dan budaya di Kabupaten Paser yang multietnis. Dengan demikian, persatuan dan kesatuan bangsa dapat terus diperkuat,” ujar Nonding.

Ia berharap pengurus yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik, membangun komunikasi yang positif, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak demi mendukung kemajuan Kabupaten Paser.

Di tengah keberagaman masyarakat, sikap saling menghormati dan menjaga kebersamaan menjadi modal penting untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. Karena itu, organisasi pemuda diharapkan turut mengambil bagian dalam merawat persatuan dan memperkuat semangat gotong royong.

  1. Pemuda menjadi garda depan pelestarian budaya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser, M. Yunus Syam, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan adat istiadat dan tradisi daerah.

Menurut Yunus, pemuda tidak hanya berperan sebagai pewaris kebudayaan, tetapi juga menjadi penggerak yang menentukan apakah nilai-nilai tradisi dapat terus hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.

Pelestarian budaya, lanjutnya, membutuhkan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi, berkomunikasi dengan para tokoh adat, serta mengenal lebih dekat nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu.

Karena itu, ia berharap Perpedayak dapat menjadi wadah yang terbuka bagi pengembangan kreativitas pemuda sekaligus memperkuat hubungan antargenerasi.

“Saya berharap komunitas Perpedayak dapat menjadi wadah yang terbuka untuk membangun kreativitas pemuda, memperkuat komunikasi antargenerasi, serta menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas seni, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat. Mari bersama mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas, dan aktif melestarikan seni budaya daerah,” kata Yunus.

  1. Kolaborasi menjadi kunci pengembangan potensi pemuda

Ke depan, Perpedayak diharapkan mampu memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas seni, tokoh adat, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Kolaborasi tersebut dapat menjadi ruang bagi pemuda untuk mengembangkan keterampilan, terlibat dalam kegiatan sosial, serta memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada masyarakat yang lebih luas.

Selain menjaga tradisi, keterlibatan aktif pemuda juga penting untuk memastikan kebudayaan tetap berkembang mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Melalui kepengurusan baru periode 2026–2030, Perpedayak diharapkan dapat menjalankan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat, memperkuat persatuan, serta berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Paser. (adv)

 

 

 

Tinggalkan Komentar