Perangi Islamophobia Umat Musilm Balikpapan Akan Turun Ke Jalan, Kutuk Tulisan Rektor ITK Prof. Budi Santosa Purwokartiko

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Warga Balikpapan yang tergabung dalam  Forum Muslim Bersatu Balikpapan berencana akan menggelar longmarch  Perang Terhadap Islamophobia yang semakin gencar dan marak dihembuskan oleh orang atau sekelompok pembenci Islam di Indonesia.

Penanggung Jawab Muslim Bersatu Balikpapan Abdul Rais mengatakan, rencananya longmarch  Perang Terhadap Islamofhobhia akan dilaksanakan pekan depan.

“Kita akan adakan longmarch, ba’da salat jumat (13/5/2022), dengan titik kumpul di halaman masjid Agung Ataqwa Balikpapan,” ujarnya, Sabtu (7/5/2022).

Rais menghaparkan, kegiatan ini bisa diiukti seluruh umat muslim yang ada di Kota Balikpapan.

Terkiat pernyataan, ujaran kebencian yang dilakukan Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof. Budi Santosa Purwokartiko. Forum Muslim Bersatu Balikpapan  telah mengeluarkan penyataan sikap.

Muslim Bersatu Balikpapan pun menyatakan sikap antara lain:

1. Mengutuk tulisan-tulisan Prof. Budi Santosa Purwokartiko tidak patut dan berpotensi memecah belah persatuan anak bangsa
2. Meminta Prof. Budi Santosa Purwokartiko untuk meminta maaf secara terbuka kepada ummat Islam.
3. Mendorong agar aparat penegak hukum untuk segera memproses hukum Prof. Budi Santosa Purwokartiko.
4. Menyeru kepada ummat Islam untuk menguatkan persatuan, meningkatkan semangat mendakwahkan ajaran Islam yang kaffah guna terwujudnya Islam rahmatan lil ‘alamin.

Rais mengatakan, oknum rektor ITK ini hanya sasaran antara saja, dan tidak semata bertujuan  untuk balas dendam atau melampiaskan sakit hati.

“Jika hanya dilakukan pemecatan terhadap jabatan PNS-nya atau dicopot dari kedudukan sebagai rektor ITL itu terlalu kecil,” tegasnya.

Namun katanya, target utamanya adalah mensosialisasikan untuk menghapus Islamophobia berdasarkan resolusi Majelis Umum PBB, pada tanggal 15 Maret 2022 sebagai hari Internasional Memerangi Islamophobia yang diadopsi melalui konsensus  oleh 193 anggota Badan Dunia dan disponsori 55 Negara.

“Mayoritas muslim Kota Balikpapan kita harapkan dapat mendukung dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam resolusi PBB tersebut,” ungkapnya.

Dunia termasuk di Amerika yg merupakan negara sekuler dan liberal  tlh mengadopsi resolusi PBB tsb dg melarang  tindakan2 berlatar Islamophobia.

“Jadi tugas kita sebagai kaum muslimin untuk memeranginya. Bahkan negara-negara dunia sudah memandang gerakan Islamophobia adalah suatu pelanggaran HAM yang harus dihilangkan selama-selamanya,” ungkap Rais.

Momen inilah, kata Rais,   digunakan untuk  turun kejalan menyuarakanya!!! Jangan ada NARASI, tindakan, ujaran kebencian, penghinaan, penistaan dan berkembang Islamphobia ini di Kaltim umumnya. Kota Balikpapan khususnya, Daerah yg punya motto segudang sebutan.

Balikpapan Kota Beriman, Madinatul Iman, Kota Layak Huni, Kubangun, Kujaga, Kubela. Kota Bpp Harus kondusif/aman, damai, nyaman, tertib, berilmu, beriman dari NARASI Islamphobia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: