Perkuat Keamanan Jalan Raya, Polda Kaltim Rangkul Driver Ojol Balikpapan Jadi Mitra Kamtibmas

Kamtibmas
Personel gabungan Polda Kaltim berdialog akrab dengan komunitas pengemudi ojek online di salah satu Kedai Ojol Kamtibmas di Balikpapan, Jumat (30/01).

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) terus memperluas jaringan kemitraan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah ini diwujudkan melalui aksi jemput bola dengan menggelar kegiatan sambang dan silaturahmi bersama komunitas pengemudi ojek online (ojol) di berbagai titik strategis Kota Balikpapan, Jumat (30/01/2026).

Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari Ditreskrimum, Ditbinmas, dan Bidhumas Polda Kaltim ini menyasar sejumlah “Kedai Ojol Kamtibmas” dan warung kopi tempat para pengemudi beristirahat. Salah satu lokasi utama yang dikunjungi adalah pangkalan ojol di kawasan Jalan MT Haryono.

Ojol Sebagai ‘Mata dan Telinga’ Kepolisian

Kehadiran petugas kepolisian di tengah para pengemudi bukan tanpa alasan. Mengingat mobilitas driver ojol yang sangat tinggi di jalan raya, mereka dianggap memiliki peran krusial sebagai mitra pemberi informasi bagi kepolisian.

“Kami mengimbau para rekan driver untuk berperan aktif melaporkan setiap potensi tindak kriminal maupun gangguan keamanan yang mereka temui saat bertugas. Sinergi ini sangat penting agar kita bisa bertindak cepat dalam pencegahan,” ujar perwakilan personel Polda Kaltim di lapangan.

Selain pesan keamanan, petugas juga menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas. Edukasi mengenai penggunaan helm SNI, kelengkapan surat kendaraan, hingga sikap bijak dalam bermedia sosial agar tidak mudah terprovokasi hoaks turut menjadi poin utama dalam dialog tersebut.

Dialog Santai di Kedai Kopi: Serap Aspirasi dan Perangi Narkoba

Pendekatan humanis dilakukan melalui konsep “Ngopi Bareng” di beberapa titik, seperti Warkop Mbok Hana (Jl. Asnawi Arbain), Warkop Acil (Jl. MT Haryono), dan Warkop Literasi (Jl. Gajah Mada). Dalam suasana yang cair tersebut, para pengemudi ojol menyampaikan berbagai keresahan dan masukan kepada aparat.

Beberapa aspirasi yang mencuat antara lain adalah kekhawatiran mengenai keselamatan pengendara lanjut usia di jalan raya hingga permintaan tegas agar kepolisian terus memberantas peredaran narkoba di Balikpapan yang dianggap meresahkan warga.

Melalui komunikasi dua arah ini, Polda Kaltim berharap tercipta ikatan emosional yang kuat antara polisi dan masyarakat. Langkah preventif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Balikpapan yang kini menjadi pintu gerbang utama menuju ibu kota baru.


Sumber: Humas Polda Kalimantan Timur

Tinggalkan Komentar