Perkuat Pengamanan Obvitnas, Gegana Brimob Kaltim Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Pertamina Patra Niaga Balikpapan
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas), Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur menggelar simulasi sterilisasi ancaman bahan peledak di kawasan perkantoran PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Balikpapan, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan latihan yang dipimpin AKP Buri Handoyo tersebut difokuskan pada penguatan respons cepat terhadap potensi ancaman sabotase maupun aksi teror yang menyasar fasilitas strategis sektor energi. Pertamina sebagai bagian dari infrastruktur vital nasional dinilai memiliki peran krusial dalam menjamin distribusi dan ketahanan energi, sehingga sistem pengamanannya harus selalu berada pada level optimal.
Dalam skenario yang disiapkan, tim Gegana mempraktikkan prosedur penanganan bahan peledak secara komprehensif. Tahapan dimulai dari deteksi awal menggunakan peralatan khusus berteknologi tinggi, identifikasi objek mencurigakan, hingga pelaksanaan sterilisasi area sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Penjinakan Bahan Peledak (Jihandak). Seluruh rangkaian berjalan dengan pengawasan ketat dan koordinasi terpadu antara personel Brimob dan unsur keamanan internal perusahaan.
Kabagops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa latihan berkala di lokasi strategis merupakan langkah preventif untuk memastikan kesiapan personel maupun peralatan. Menurutnya, pengamanan Obvitnas tidak boleh dilakukan secara reaktif, melainkan harus berbasis mitigasi risiko dan kesiapan operasional yang teruji.
“Objek vital seperti Pertamina menyangkut kepentingan publik secara luas. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh unsur pengamanan berada dalam kondisi siap digunakan kapan pun diperlukan,” ujarnya.
Selain melatih kemampuan teknis tim penjinak bom, simulasi juga bertujuan meningkatkan pemahaman karyawan terkait prosedur evakuasi dan langkah pengamanan mandiri saat menghadapi situasi darurat. Dengan edukasi tersebut, diharapkan potensi korban maupun kerugian material dapat diminimalkan apabila terjadi ancaman nyata.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa pengamanan sektor energi merupakan bagian integral dari menjaga stabilitas nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan pengelola objek vital dalam membangun sistem pertahanan yang solid.
Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi komitmen Brimob dalam menjaga keamanan masyarakat dan menjamin kelangsungan operasional objek strategis negara di wilayah Kalimantan Timur.
Sumber: Humas Satbrimob Polda Kaltim
BACA JUGA
