Pertamina Bekali 107 UMKM Strategi Kelola Arus Kas agar Bisnis Tetap Bertahan
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Mengelola arus kas menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi pelaku usaha, terutama ketika bisnis berada dalam fase bertahan. Kemampuan menjaga keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran pun dinilai penting agar operasional usaha tetap berjalan.
Hal tersebut menjadi fokus pelatihan yang diberikan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan kepada 107 pelaku UMKM peserta Pertamina UMK Academy 2026, Kamis (15/10/2026).
Pelatihan bertajuk “Bisnis di Fase Survival: Strategi Mengatur Cash Flow agar Usaha Tetap Bertahan” tersebut digelar secara daring melalui kolaborasi Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dan Rumah BUMN Balikpapan.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan arus kas, penyusunan prioritas pengeluaran, hingga cara menjaga keseimbangan antara pendapatan dan kebutuhan operasional usaha.
Materi disampaikan Frias Valentino, Partner Startings Consultant. Peserta diarahkan untuk memahami bahwa keberlangsungan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan meningkatkan penjualan, tetapi juga oleh kecermatan dalam mengelola keuangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan, kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu fondasi penting bagi UMKM agar mampu bertahan sekaligus berkembang.
“Melalui Pertamina UMK Academy 2026, kami ingin mendorong para pelaku UMKM agar tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan usaha dengan baik,” kata Edi.
Menurut dia, pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teori. Pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan langsung dalam menjalankan usaha sehari-hari.
“Kami berharap pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi para peserta dalam mengelola dan mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Antusiasme mengikuti pelatihan juga disampaikan salah satu peserta, Tinah. Ia menilai materi yang diberikan menambah pemahaman sekaligus memberikan motivasi untuk mengembangkan usaha.
“Terima kasih Pertamina atas ilmu dan kesempatan yang diberikan. Pelatihan ini membuka wawasan saya menjadi lebih luas serta memberikan semangat untuk bisa menjalankan usaha lebih baik lagi dan bisa naik kelas,” kata Tinah.
Pertamina UMK Academy 2026 merupakan program pengembangan UMKM yang dilakukan melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menjalankan bisnis secara lebih profesional dan adaptif terhadap berbagai tantangan.
Melalui kolaborasi dengan Rumah BUMN Balikpapan, Pertamina berharap penguatan kapasitas pelaku UMKM tidak hanya berdampak pada pengelolaan usaha, tetapi juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Pertamina terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.
BACA JUGA
