Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Pohon Mangrove dan Durian, Perkuat Ekosistem Pesisir serta Ekonomi Warga
Gerbangkaltim.com, Bunyu –Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Pohon sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir Kalimantan Utara. Program yang dilaksanakan PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field ini mengombinasikan upaya rehabilitasi kawasan pantai melalui penanaman mangrove dengan pengembangan aset produktif masyarakat melalui budidaya tanaman durian.
Kegiatan berlangsung di Desa Bunyu Selatan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada 30 Juni 2026 dengan total 1.000 bibit pohon yang terdiri atas 900 bibit mangrove dan 100 bibit durian.
Program penghijauan tersebut mengusung tema “Menanam untuk Bumi, Memanen untuk Negeri: Sinergi Penghijauan dan Pemberdayaan Masyarakat”, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan manfaat lingkungan maupun ekonomi secara berkelanjutan.
Penanaman mangrove dilakukan bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Sungoi Buayo Pagun Damo di kawasan Pantai Mangrove Desa Bunyu Selatan. Upaya ini bertujuan memperkuat rehabilitasi ekosistem pesisir melalui peningkatan tutupan vegetasi, mengurangi risiko abrasi pantai, sekaligus menjaga habitat berbagai biota yang hidup di kawasan pesisir.
Sementara itu, penanaman 100 bibit durian dilaksanakan bersama Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Bunyu sebagai bagian dari pengembangan usaha produktif masyarakat.
Tanaman durian tersebut diharapkan menjadi investasi jangka panjang yang mampu memberikan nilai ekonomi bagi anggota kelompok tani sekaligus memperkuat sektor pertanian berbasis potensi lokal.
Pjs. Senior Manager PEP Bunyu Field, Riza Akbar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Menurutnya, keberhasilan program lingkungan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang melibatkan masyarakat secara aktif.
“Penanaman 1.000 bibit pohon ini menjadi langkah bersama dengan KTH Sungoi Buayo Pagun Damo, KTNA Bunyu, dan pemerintah setempat untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan masyarakat,” ujar Riza Akbar.
Ketua KTNA Bunyu, Joko Hidayat, menyambut baik dukungan yang diberikan Pertamina EP Bunyu Field. Ia menilai bantuan bibit durian akan membuka peluang baru bagi kelompok tani untuk mengembangkan usaha pertanian yang berkelanjutan.
“Dukungan ini memberikan peluang bagi kelompok untuk mengembangkan potensi pertanian dan menjadikan tanaman durian sebagai aset yang dapat memberikan manfaat bagi anggota kelompok di masa mendatang,” kata Joko Hidayat.
Sementara itu, Ketua KTH Sungoi Buayo Pagun Damo, Hariyono, menegaskan pihaknya siap menjaga keberlanjutan program melalui perawatan dan pemantauan rutin terhadap bibit mangrove yang telah ditanam.
“Kami berkomitmen menjaga dan merawat tanaman mangrove agar dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Program penghijauan tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Bunyu dan Pemerintah Desa Bunyu Selatan.
Plt. Camat Bunyu, Jaenuddin, mengapresiasi langkah perusahaan yang tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga membangun komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, pelibatan masyarakat dalam proses perawatan tanaman menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Di kesempatan terpisah, Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, menegaskan bahwa perusahaan terus menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui berbagai kegiatan Community Involvement and Development (CID) yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, selain kegiatan penanaman pohon di Bunyu, PT Pertamina Hulu Indonesia bersama anak perusahaan dan afiliasinya juga aktif menjalankan berbagai program konservasi lingkungan, mulai dari pelestarian bekantan, pesut Mahakam, orangutan, hingga penanaman ratusan ribu pohon mangrove, cemara, tanaman buah, dan berbagai spesies endemik Kalimantan.
Melalui kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah daerah, Pertamina EP Bunyu Field berharap program penghijauan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi kelestarian lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Sumber: PT Pertamina EP Bunyu Field – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI).
BACA JUGA
