PLN Libatkan Masyarakat dalam Sosialisasi Proyek SKTT 150 kV Kuaro–GIS 4 IKN
Gerbangkaltim.com, Penajam Paser Utara — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) menggelar sosialisasi rencana pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV yang menghubungkan Gardu Induk (GI) Kuaro dengan Gas Insulated Switchgear (GIS) 4 Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (15/1/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus upaya membangun partisipasi publik dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan strategis di Kalimantan Timur.
Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1) tersebut merupakan bagian dari tahapan perencanaan dan pengamanan proyek kelistrikan yang berperan vital dalam mendukung keandalan suplai listrik kawasan IKN dan wilayah sekitarnya. Pembangunan SKTT ini juga dirancang untuk menjawab kebutuhan pasokan listrik jangka panjang seiring percepatan pembangunan IKN.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah desa dan kecamatan, perwakilan TNI dan Polri, Kejaksaan, serta masyarakat yang berada di sekitar jalur rencana pembangunan. Kehadiran lintas sektor tersebut dinilai penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan meminimalkan potensi kendala sosial maupun teknis di lapangan.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyampaikan bahwa proyek SKTT 150 kV GI Kuaro–GIS 4 IKN merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang menopang sistem kelistrikan Kalimantan Timur. Selain meningkatkan keandalan jaringan, penggunaan kabel bawah tanah juga sejalan dengan konsep pembangunan IKN sebagai kota hijau, indah, dan berwawasan lingkungan.
“PLN berkomitmen menjalankan pembangunan secara transparan dan akuntabel. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi, mengedepankan aspek keselamatan, serta dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Basuki.
Sementara itu, Manager PLN UPP KLT 1, I Made Gita Prawira, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memberikan masukan. Menurutnya, aspirasi warga menjadi pertimbangan penting dalam penyempurnaan perencanaan dan pelaksanaan proyek, baik dari sisi teknis, sosial, maupun lingkungan.
“Kami membuka ruang dialog agar masyarakat memahami rencana pembangunan SKTT secara utuh dan dapat menyampaikan saran secara langsung. Ini menjadi landasan bagi PLN untuk mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab,” katanya.
Melalui kegiatan ini, PLN menegaskan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal, berkelanjutan, dan berkeadilan, guna mendukung terwujudnya sistem kelistrikan yang kuat bagi Ibu Kota Nusantara dan Kalimantan Timur secara keseluruhan.
Sumber: PT PLN (Persero) UIP Kalimantan Bagian Timur
BACA JUGA
