Polresta Balikpapan Siapkan Langkah Antisipasi Saur on The Road hingga Perang Sarung Jelang Ramadhan

Kapolresta Balikpapan
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy

Balikpapan, Gerbang Kaltim.com — Menjelang bulan suci Ramadhan, Polresta Balikpapan menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada jam-jam rawan menjelang sahur dan setelah salat subuh.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy mengatakan, pihaknya telah memetakan potensi gangguan kamtibmas berdasarkan evaluasi kejadian pada Ramadhan tahun-tahun sebelumnya.

“Data-data tahun lalu menjadi pijakan kami untuk menyambut Ramadhan tahun ini. Beberapa kegiatan yang perlu kita antisipasi antara lain Saur on The Road, perang sarung, hingga balapan liar,” ujar Jerrold, Jumat (14/2/2026).

Menurut dia, aktivitas Saur on The Road yang dilakukan sekelompok anak muda setelah sahur berpotensi berkembang menjadi tindakan yang mengganggu ketertiban, bahkan berujung konflik.
Ia mencontohkan fenomena perang sarung yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia dan sempat menimbulkan korban luka serius.

“Sudah ada contoh kejadian perang sarung di tahun-tahun sebelumnya yang menyebabkan korban hingga cedera permanen. Ini menjadi concern kami,” katanya.

Untuk mencegah hal tersebut, Polresta Balikpapan melalui jajaran Bhabinkamtibmas akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.

Polisi juga akan menggandeng perangkat kelurahan serta orangtua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada jam rawan menjelang sahur.

“Kami mengimbau agar selama bulan Ramadhan, orangtua mengawasi anak-anaknya sehingga di jam-jam rawan, khususnya menjelang sahur, jangan sampai anak keluar tanpa sepengetahuan keluarga dan kemudian bergabung dalam kelompok-kelompok yang berpotensi melakukan aksi-aksi yang merugikan,” ujar dia.

Selain itu, polisi juga mengantisipasi balapan liar di sejumlah titik yang telah dipetakan sebagai lokasi rawan. Balapan liar kerap terjadi saat dini hari hingga usai salat subuh dan dinilai membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami sudah melakukan mapping di titik-titik tertentu yang berpotensi menjadi lokasi balapan liar. Aktivitas seperti ini sangat membahayakan dan tentu akan kami tindak tegas,” kata Jerrold.

Kapolresta juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan ibadah dan menjaga toleransi antar umat beragama.

“Bulan puasa ini mari kita sama-sama lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan meningkatnya ibadah, seharusnya tidak ada gangguan kamtibmas yang signifikan,” ujarnya.

Ia turut mengimbau masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa untuk tetap menghormati warga yang berpuasa.

Selain itu, warga yang melakukan kegiatan ngabuburit diminta tetap menjaga ketertiban serta berhati-hati dalam berkendara, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Silakan meramaikan UMKM yang ada, tetapi tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan. Jangan sampai karena kurangnya pengawasan, muncul kesempatan terjadinya tindak kejahatan di wilayah Kota Balikpapan,” katanya.

Polresta Balikpapan memastikan akan terus melakukan patroli dan langkah preventif lainnya guna menjaga kondusivitas selama Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Tinggalkan Komentar