PP YPLP PGRI Kabupaten Paser, dukung Paser MAS

Tana Paser- Pengurus Perwakilan Yayasan Pembina Lembaga Ppendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (PP YPLP PGRI) provinsi Kalimantan Timur, berkunjung ke Kabupaten Paser , dipimpn langsung Ketua PP YPLP PGRI. Hj. Endang Sri Rumiati, MM, meyampaikan dalam sambutannya, “berdasarkan hasil Rapat Kerja PP YPLP PGRI, dipertajam pada upaya verifikasi, inventarisir sekaligus melakukan berbagai upaya pembinaan terhadap Lembaga Pendidikan yang berada di bawah naungan PGRI. Keseriusan untuk melakukan upaya tersebut, maka dilaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Provinsi Kalimantan Timur. mengajak kepada seluruh sekolah PGRI yang berada dalam naungan PP YPLP PGRI Provinsi Kalimantan Timur, untuk menjadikan sekolah PGRI meningkatkan mutu pendidikan, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan serta menjalin komunikasi dengan media massa baik online, cetak maupun elektronik sebagai rekan kerja yang positif.

 

Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja PP YPLP PGRI Provinsi Kalimantan Timur kepada PP YPLP PGRI Kabupaten Paser, pada Kamis, 17 September 2021 yang bertempat di Aula SMK PGRI 2 Tanah Grogot

 

Menurut, Dra. Hj. Endang Sri Rumiati, MM, tujuan dari kunjugan kerja PP YPLP PGRI Provinsi Kalimantan Timur adalah sebagai silaturrahmi dan sosialisasi dari program kerja PP YPLP PGRI provinsi, sekaligus mendengarkan laporan masing-masing Sekolah binaan di Kabupaten Paser. dan juga untuk mendengarkan masukan, saran dan juga kendala dilapangan yang dihadapi pihak PP YPLP PGRI Kabupaten Paser luntuk dijadikan bahan pembahasan dengan pihak-pihak terkait seperti pihak dinas pendidikan provinsi Kalimantan Timur

 

Sementàra itu ditempàt yang sama, Amir Hamzah selaku Kepala SMP/SMK PGRI Tanah Grogot menyampaikan beberapa informasi dan masukkan kepada pengurus PP YPLP PGRI Provinsi Kalimantan Timur. Diantaranya adalah perihal keberadaan sekolah SMP PGRI dan SMK Tanah Grogot, yang memiliki ruang kelas yang cukup, sapras yang memadai, serta menyampaikan perlunya meningkatkan sinergitàs dengan baik antar pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dalam hal penerimaan peserta didik baru ( PPDB), usaha yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah siswa dan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpinya, dan kami bersama Pendidik dan Tenaga Kependidikan siap menjadikan kembali SMP/SMK PGRI mejadi sekolah unggulan di Kabupaten Paser, namun kami berharap perhatian dari pemerintah lebih ditingkatkan kepada sekolah swasta. Kata Amir Hamsah.

 

Komaruddin Kepala SMK Muara Komam juga melaporkan keberdaan sekolahnya, SMK Muara Komam salah satu sekolah pavorit dengan dimana antusias masyarakat menyekolahkan anaknya sangat tinggi, namun terkendala kurangnya ruang kelas, sapras perlu penambahan, aset dalam peroses melengkapi administrasi, diakhir sambutan berterima kasih atas kunjungan pengurus dan siap menjadikan SMK PGRI Muara Komam menjadi sekolah unggulan di Kabupaten Paser. kata Komaruddin

 

Sementara YPLP PGRI Kabupaten Paser dihadiri Ketua Santoso HS, dan sekretaris Kasrani, dalam sambutannya Kasrani menyatakan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pengurus yang telah berkunjung ke Kabupaten Paser Semoga kunjungan kerja yang dilakukan ini menjadi langkah awal untuk melakukan inventarisir terhadap lembaga pendidikan untuk selanjutnya menjadi program berkelanjutan dalam upaya pembinaan dan menjawab berbagai keresahan guru Indonesia, khususnya guru-guru di lembaga pendidikan PGRI. Dan sangat sependapat dengan Ketua YPLP PGRI Provinsi Kalimantan Timur, peran media dalam pendidikan sangat besar, media merupakan salah satu carà untuk menaikkan image yangbaik dan citra yang positif kepada sekolah-sekolah PGRI dimata masyarakat.

 

Kasrani menambahkan “Napoleon pernah berkata, saya tidak pernah takut melawan seribu pasukan tentara, tetapi saya hanya takut kepada satu orang penulis berita, ” tutur Kasrani mengingatkan.

 

“Mari kita mulai dengan membangun kapasitas, kompetensi, komitmen dan meningkatkan kinerja para guru dan kepala sekolah, maka kita yakin kedepannya sekolah-sekolah PGRI akan menjadi sekolah pilihan nomor satu dimata masyarakat,” tandasnya.

 

Kasrani juga mengajak kepada para guru dan kepala sekolah dibawah naungan YPLP PGRI, untuk berjuang dan berusaha keràs menghilangkan imge sekolah PGRI hanya sebagai sekolah-sekolah alternatif saja, dengan SDM, sarana dan prasarana yang memadai, dan semangat teman-teman di sekolah nanungan PP YPLP PGRI Kabupaten Paser kami yakin pasti bisa kita wujudkan, kita siap mendukung program Bapak Bupati menjadikan Paser MAS (maju, Adil dan Sejahtera).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: