Rahmad Mas’ud: Pendidikan Warisan Terbaik untuk Putus Rantai Kemiskinan
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Wali Kota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi paling berharga yang dapat diberikan orang tua kepada anak.
Menurutnya, bekal ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Rahmad saat menghadiri kegiatan santunan anak yatim dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Balikpapan.
Dalam sambutannya, Rahmad mengajak seluruh keluarga menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Ia menilai harta yang diwariskan dapat habis bahkan memicu perselisihan, sedangkan ilmu akan menjadi bekal yang terus melekat sepanjang kehidupan seseorang.
“Kalau kita memberikan harta, bisa saja habis atau menjadi rebutan. Tetapi jika kita menanamkan ilmu dan pendidikan, itu akan melekat pada diri anak-anak kita sepanjang hidup. Karena itu, pendidikan menjadi program prioritas untuk memutus mata rantai kemiskinan,” kata Rahmad Mas’ud, Minggu (28/6/2026).
Ia menuturkan, pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembentukan akhlak, adab, dan karakter. Menurutnya, generasi yang cerdas harus dibarengi dengan integritas agar mampu menghadapi tantangan masa depan.
Rahmad Mas’ud mengatakan, keluarga memiliki peran paling penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Orang tua, lanjutnya, tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga berkewajiban menanamkan nilai-nilai moral, tanggung jawab, dan kasih sayang.
Pada kesempatan tersebut, Rahmad juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak yatim dan yatim piatu. Menurutnya, mereka berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan, fasilitas, maupun perhatian sosial.
“Mereka harus mendapatkan kesempatan yang sama, baik dalam pendidikan, fasilitas, maupun kasih sayang. Anggaplah mereka sebagai anak-anak kita sendiri. Dengan begitu, mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang mampu mewujudkan cita-citanya,” ujarnya.
Ia berharap semangat berbagi yang hadir pada momentum Tahun Baru Islam tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Rahmad menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat perlindungan dan kesejahteraan anak-anak yatim.
Menutup sambutannya, Rahmad mengajak masyarakat Balikpapan membangun keluarga yang kuat melalui pendidikan, kepedulian, dan kasih sayang. Menurutnya, langkah tersebut menjadi fondasi untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menyongsong visi Indonesia Emas 2045. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
