IPAL 12 Sekolah Rampung, Disdikbud Balikpapan Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal

Pemkot Balikpapan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik.

Balikpapan, Gerbangkaltim.com— Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menuntaskan pembenahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di sejumlah sekolah sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Perbaikan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas sanitasi di lingkungan sekolah memenuhi standar kesehatan dan mampu menunjang program pemberian makanan bergizi bagi peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik mengatakan, seluruh pekerjaan perbaikan yang sebelumnya difokuskan pada sejumlah sekolah kini telah selesai. Dengan demikian, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal tanpa terkendala sarana pendukung.

“Seluruh perbaikan yang sebelumnya diperlukan sudah selesai dilakukan. Fasilitas yang sempat membutuhkan penyesuaian kini sudah berfungsi dengan baik sehingga mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” kata Irfan.

Ia menjelaskan, hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah sebelumnya menunjukkan ada sekitar 12 sekolah yang membutuhkan pembenahan pada sistem pengelolaan limbah. Sekolah-sekolah tersebut kemudian menjadi prioritas agar aspek kebersihan dan sanitasi tetap terjaga.

Menurut Irfan, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada kualitas makanan yang diterima siswa, tetapi juga memerlukan lingkungan sekolah yang sehat dan aman. Karena itu, pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap seluruh infrastruktur pendukung, termasuk fasilitas sanitasi.

“Program ini tidak hanya berbicara soal pemenuhan gizi bagi anak-anak. Lingkungan sekolah yang bersih dan sehat juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan agar manfaat program bisa dirasakan secara maksimal,” ujarnya.

Selama proses perbaikan berlangsung, aktivitas belajar mengajar maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan seperti biasa. Pemerintah daerah bersama pihak terkait melakukan pengawasan agar pelayanan kepada peserta didik tidak terganggu.

Irfan menilai, perhatian terhadap sarana sanitasi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman sekaligus mendukung kesehatan siswa. Kondisi sekolah yang sehat diyakini dapat membantu meningkatkan konsentrasi belajar dan menunjang tumbuh kembang anak.

“Anak-anak membutuhkan asupan gizi yang baik agar dapat mengikuti pembelajaran secara optimal. Karena itu, seluruh komponen pendukung program harus dipastikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” katanya.

Disdikbud Balikpapan, lanjut Irfan, akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi fasilitas sekolah, termasuk sarana sanitasi dan infrastruktur lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program pendidikan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik.

Dengan rampungnya pembenahan IPAL di 12 sekolah, Pemerintah Kota Balikpapan optimistis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berlangsung lebih efektif sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan berkualitas bagi para siswa.(HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar