Rakorwil P2DD Timur 2026 di Balikpapan Perkuat Sinergi TP2DD, Akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemda
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Balikpapan, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Timur Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2026 yang digelar di Balikpapan, Kamis (12/2/2026). Forum strategis ini menjadi momentum penguatan sinergi antar-pemerintah daerah dalam mendorong akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di kawasan timur Indonesia.
Rakorwil Timur P2DD mencakup wilayah Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan diikuti pimpinan daerah serta perangkat daerah terkait, baik secara luring maupun daring. Dari unsur pemerintah daerah, hadir sejumlah pejabat di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, serta jajaran Pemerintah Kota Balikpapan dan Badan Pendapatan Daerah masing-masing wilayah.
Rakorwil dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperluas digitalisasi transaksi strategis, khususnya pada sektor pajak dan retribusi daerah (PDRD), belanja daerah, serta layanan publik. Menurutnya, implementasi ETPD berperan penting dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program Kapasitas dan Literasi Sinergi (KATALIS) P2DD yang difokuskan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kolaborasi antar-lembaga. Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menegaskan bahwa digitalisasi kanal pembayaran menjadi enabler utama dalam mendorong inklusivitas transaksi pemerintah daerah.
Sepanjang 2025, perluasan kanal pembayaran digital untuk layanan PDRD di wilayah Kalimantan telah mencapai 95 persen dan berkontribusi pada peningkatan realisasi pendapatan daerah sebesar 17,66 persen. Capaian tersebut menjadi pijakan dalam menyusun target dan roadmap P2DD tahun 2026 agar lebih terukur dan berkelanjutan.
Rakorwil P2DD Timur 2026 menyoroti tiga prioritas utama, yakni penguatan monitoring dan evaluasi melalui forum koordinasi rutin, percepatan belanja daerah melalui optimalisasi Kartu Kredit Indonesia segmen pemerintah daerah, serta penguatan sinergi kebijakan fiskal melalui integrasi data PDRD dan optimalisasi peran Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Melalui forum ini, TP2DD Balikpapan, Paser, dan Penajam Paser Utara diharapkan mampu mereplikasi praktik terbaik dalam implementasi ETPD guna memperkuat kemandirian fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Sumber: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan
BACA JUGA
