DPRD
Anggota DPRD kota Balikpapan, H. Laisa Hamisa menggelar kegiatan reses DPRD Kota Balikpapan masa persidangan III tahun 2022 di daerah Pemilihan Balikpapan Selatan yang bertempat di Perumahan Perusda RT 37, kelurahan Sepinggan Baru, Sabtu (4/11/2022) Malam.

Reses H. Laisa Hamisa Warga Sepinggan Baru Sampaikan Aspirasi

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Anggota DPRD kota Balikpapan, H. Laisa Hamisa menggelar kegiatan reses DPRD Kota Balikpapan masa persidangan III tahun 2022 di daerah Pemilihan Balikpapan Selatan yang bertempat di Perumahan Perusda RT 37, kelurahan Sepinggan Baru, Sabtu (4/11/2022) Malam.

Hadir dalam kegiatan reses Camat Balikpapan Selatan, Lurah Sepinggan Baru , Dinas PU, DPPR, dan Disperindakop dan perwakilan warga RT 37 Sepinggan Baru.

Berbagai keluhan disampaikan warga diantaranya mengeluhkan drainase, pembangunan jembatan, pemasangan air PTMB dan uji kualitas air WTP, pembangunan Posyandu, dan Honor RT.

Seperti yang dikeluhkan Samsul RT 49 Kelurahan Sepinggan baru mempertanyakan pengerukan sedimen dan pemasangan pipa induk dan penambahan program MBR PDAM, legalitas sertifikat, dan honor RT.

Fitri ketua RT 37 mempertanyakan persyaratan pengurusan koperasi dan realisasi pembangunan jembatan kayu. “Ini sudah diusulkan tapi kapan dieksekusi, “jelasnya.

Yunus RT 07 mempertanyakan parit rusak diabaikan dan realisasi pembangunan posyandu padahal legalitas sudah ada tetapi sampai sekarang belum terealisasikan dan penerangan jalan umum.

Dalam kegiatan reses kali ini Ketua Fraksi PKS yang juga ketua Komisi 1 DPRD Balikpapan Laisah menjelaskan ada beberapa usulan yang disampaikan warga mulai dari pembangunan jembatan, pembangunan posyandu dan Infrastruktur jalan seperti semenisasi dan pengerukkan drainase. “Untuk pembangunan jembatan di RT 37 akan direalisasikan pada APBD murni,” ucapnya.

Laisa Hamisa juga menerima sejumlah usulan dari Ketua RT yang hadir. Di antaranya kenaikan honor Ketua RT yang masih dinilai sangat minim.
“Honor RT merupakan janji visi misi wali kota Rahmad Masud tapi hingga saat ini belum terealisasi, ” jelasnya.

Laisah juga menyampaikan, usulan warga terkait posyandu RT 07 sudah diinput dan dimasukkan di SIPD. Tetapi tidak tahu kendalanya dan alasannya dimana tidak terealisasi. ” sudah diinput tapi gagalnya di mana kita tidak tahu, ” jelasnya.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh warganya tersebut, Laisa Hamisah langsung merespon baik. Terkait dengan PJU, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub).

“Soal PJU saya minta surat permohonan dari masing-masing Ketua RT, nanti langsung saya koordinasikan dengan Dishub. Karena PJU ini berkaitan dengan kerawanan pada malam hari dilingkungan, secepatnya saya akan upayakan untuk di realisasi”, ujar Laisa.

Laisah mengatakan, untuk pemasangan MBR PDAM telah dlkordinasikan dengan pihak PDAM. Karena untuk proses MBR yang gratis sudah habis kuotanya. “Tunggu info dari PDAM, ” katanya.

“Segala usulan yang ditampung akan menjadi bahan pembahasan di dewan, ” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *