Satgas Aman Nusa II Brimob Kaltim Turun Tangan Pulihkan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Utara

Brimob Kaltim bantu Aceh Utara
Personel Satgas Aman Nusa II Satbrimob Polda Kaltim membersihkan ruang kelas dan halaman SD Negeri 13 Samudera, Aceh Utara, sebagai upaya pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana.

Gerbangkaltim.com, Lhokseumawe – Kepedulian Polri terhadap pemulihan pascabencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa II. Pada Kamis (8/1/2026), personel Brimob Kaltim melaksanakan aksi kemanusiaan dengan membersihkan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Kegiatan diawali sejak pukul 09.00 WIB dengan pelaksanaan apel pagi di Mapolres Lhokseumawe. Apel tersebut diikuti oleh personel Satbrimob Polda Kaltim di bawah pimpinan Danki Gas AKP Elan Suherlan, S.H., dan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol M. Abdhi Hendriyatna, S.I.K., M.H. Dalam apel tersebut disampaikan arahan terkait teknis pelaksanaan kegiatan serta penekanan pada keselamatan personel selama bertugas di lapangan.

Usai menerima arahan, personel Satgas Aman Nusa II langsung melaksanakan pergeseran pasukan menuju lokasi sasaran pembersihan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan fasilitas publik agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Sekitar pukul 10.00 WIB, tim tiba di SD Negeri 13 Samudera yang berlokasi di Jalan Syuhada, Desa Teupin Ara, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Setibanya di lokasi, personel Brimob langsung melakukan pembersihan menyeluruh pada ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas penunjang lainnya yang masih dipenuhi lumpur dan kotoran sisa bencana.

Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan peralatan seadanya, menyisir setiap sudut sekolah agar lingkungan belajar kembali bersih, aman, dan layak digunakan oleh para siswa. Upaya ini diharapkan mampu memberikan rasa nyaman bagi anak-anak saat kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Dansatbrimob Polda Kaltim menegaskan bahwa kehadiran personelnya di wilayah Aceh merupakan bagian dari misi kemanusiaan Polri. Menurutnya, penugasan BKO tidak hanya difokuskan pada aspek pengamanan, tetapi juga pada upaya membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

“Kehadiran personel Brimob Kaltim di Aceh merupakan wujud nyata semangat Bakti Brimob untuk Indonesia. Kami ingin memastikan fasilitas publik, khususnya sekolah, dapat segera difungsikan kembali agar anak-anak bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan,” ujarnya.

Aksi kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga Desa Teupin Ara mengaku terbantu dengan kehadiran personel Brimob yang turun langsung membersihkan lingkungan sekolah, sehingga memberikan semangat baru bagi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, sekaligus mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi serta memulihkan dampak bencana alam.

Sumber:  Humas Satbrimob Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar