Pemkot
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty

Siapkan 1.975 Vaksin, DKK Wajibkan Pencaker Untuk Booster

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan terus menggenjot pencapaian vaksin booster di Kota Balikpapan. Salah satunya dengan mewajibkan para pencari kerja di ajang Job Market Fair 2022 yang digelar Disnaker Kota Balikpapan di BSCC Dome Balikpapan, Selasa (6/9/2022).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, dalam ajang Job Market Fair 2022, DKK Balikpapan menyiapkan berbagai jenis vaksin dan logistiknya untuk melakukan pelayanan booster secara cepat.

“Alhamdulillah ibu Kadisnaker mengajak untuk bekerja sama dalam rangka mensukseskan Job Market Fair 2022 ini, bahwa setiap calon pencari kerja diharapkan untuk melakukan booster. Dan kami dari dinas kesehatan menyiapkan tim, vaksinnya dan seluruh logistiknya untuk mempercepat melakukan pelayanan booster ditempat,” ujarnya.

Ditambahkannya, penyediaan vaksin booster ini juga sehubungan dengan persyaratan dari beberapa perusahaan. Bahwa setiap karyawan barunya harus melakukan vaksin Booster. Disisi lain, kegiatan ini juga sehubungan dengan upaya meningkatkan penyebaran vaksin Booster di Balikpapan yang masih berada di angka 55 persen.

“Kita masih terus ngejar. Jadi ini peluang, tidak repot lagi mencari booster. Karena perusahaan memang mewajibkan. Jadi kita bantu sediakan disini,” tegasnya.

Dio sapaan akrabnya mengatakan, DKK Balikpapan juga menyediakan sekitar 1.975 kuota dengan berbagai jenis vaksin yang sesuai ketersediaan gudang farmasinya.

“Kuota peserta nya disini 1.975, jadi kita juga sediakan sejumlah itu. Jenis vaksin nya yang tersedia ada pfizer, sinovac, dan lain-lain. Sesuai ketersediaan yang ada di gudang farmasi kami, kita keluarkan semua dalam event ini,” tambahnya.

Namun, khusus vaksin jenis Sinopharm tidak tersedia dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut akibat tata laksana yang berbeda.

“Cuman memang ada kesulitan untuk yang pernah mendapat sinovaparm. Karena sinoparm memang secara tata laksananya itu dilakukan dirumah sakit yang bekerjasama dengan perusahaan. Jadi tidak melalui dinas kesehatan,” jelasnya.

DKK Balikpapan, lanjutnya, mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan vaksin sinopharm agar mengkonfirmasi hal tersebut pada perusahaan yang akan dituju. Serta melakukan vaksinasi ditempat yang berbeda.

“Nanti mungkin silahkan konfirmasi dengan perusahaannya bahwa dia akan mencari layanan sinopharm di rumah sakit yang melayani atau Kimia Farma,” tutupnya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *