Soal Balon Wawali Balikpapan, DPRD Tunggu Dua Nama Pilihan Wali Kota

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Balikpapan telah menyerahkan tiga nama bakal calon Wakil Wali Kota Balipapan kepada Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud untuk kemudian dipilih sebanyak dua nama dan diserahkan kembali ke DPRD Kota Balikpapan

Ketiga nama yang diserahkan tersebut masing-masing Budiono dari PDIP Kota Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle dari Partai Gerindra dan Denni Mappa dari Partai Demokrat.

Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdollah mengatakan, untuk saat ini ada tiga nama calon wakil wali kota yang telah diajukan kepada Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.

“Ada tiga nama sudah dikirimkan kepada walikota, ya tinggal tugas dari wali kota untuk menyeleksi dua nama yang akan dikirimkan kembali ke DPRD,” ujarnya, Selasa (10/5/2022).

Untuk persiapan, katanya, DPRD Kota Balikpapan akan membentuk Tim Pansel, sehingga sewaktu-waktu Wali Kota menyerahkan dua nama yang dipilihnya, maka Tim Pansel akan langsung bekerja. Namun sampai saat ini Wali Kota Balikpapan belum mengirimkan dua nama yang dipilih, sehingga pihaknya belum bisa melanjutkan prosesnya.

“Selama belum ada nama yang diserahkan oleh Wali Kota, belum bisa kita memproses, tetapi untuk kepanitiaan tetap kita siapkan. Sehingga suatu saat kapan saja Wali Kota mengirimkan 2 nama, kami sudah siap,” ucapnya.

Selain itu untuk mendukung pelaksanaan pemilihan calon wakil walikota ini, pihaknya juga berencana akan melaksanakan perubahan tatib DPRD.

“Targetnya ini 1 bulan selesai, kemudian bentuk panitia seleksi,” pungkasnya.

Untuk tenggat waktu penentuan Wakil Wali Kota itu, kata Abdulloh, ditentukan sebelum minus 1,8 bulan Pilkada Balikpapan 2024 mendatang.

Tapi jika sampai minus 1,8 bulan belum ada nama yang dikirim dan belum diterima panitia seleksi, imbuhnya, berarti tidak boleh ada pemilihan Wakil Wali Kota.

“Saya berharap, sebelum minus 1,8 bulan Pilkada Balikpapan 2024 mendatang, sudah dikirim nama-nama tersebut. Jika sampai minus 1,8 bulan, tidak boleh lagi ada pemilihan Wawali,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: