Pemkot
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Purnomo

Sudah Banyak Sekolah Terapkan Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan menyatakan ada sebanyak 182 SD dari 192 SD yang ada di Kota Balikpapan yang sudah menerapkan Kurikulum Merdeka. Sedangkan, untuk jenjang SMP sendiri sudah sebanyak 67 SMP dari 77 SMP yang ada di Balikpapan.

Dimana penerapannya sudah dilaksanakan di sebagian besar sekolah yang ada di Kota Balikpapan sejak dimulainya tahun ajaran 2022-2023.

Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Purnomo mengatakan, pelaksanaan Kurikulum Merdeka ini untuk mendukung program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tersebut, pihaknya telah melakukan sosialisasi Kurikulum Merdeka kepada para tenaga pendidik di semua sekolah di Kota Balikpapan.

“Pelatihan dan sosialisasi terus dilakukan secara berjenjang untuk mendukung program Kurikulum Merdeka tersebut,” ujarnya, Minggu (3/9/2022).

Purnomo menambahkan, pelatihan dan sosialisasi penerapan Kurikulum Merdeka ini, tidak hanya diberikan kepada guru, namun juga pegawai dan staf yang ada di sekolah juga dilibatkan dalam mendukung kegiatan Kurikulum Merdeka ini.

“Penerapan Kurikulum Merdeka ini secara bertahap, ada yang dilaksanakan atas inisiatif sekolah itu sendiri serta dari arahan Disdikbud,” paparnya.

Sementara itu dari websiteb Kemendikbudristek, Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi dalam pelajaran yang diberikan.
Kemendikbudristek merinci perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di tiap jenjang pendidikan.

Perbedaan ini dapat ditilik berdasarkan kerangka dasar kurikulum, kompetensi yang dituju, struktur kurikulum, pembelajaran, penilaian, perangkat ajar yang disediakan pemerintah, dan perangkat kurikulum masing-masing.

Kurikulum Merdeka diperkenalkan oleh Kemendikbudristek pada Februari 2022 sebagai salah satu opsi yang dapat dipilih secara sukarela oleh sekolah per tahun ajaran 2022-2023.

Kurikulum ini berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila. Dimana Implementasi Kurikulum Merdeka dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kesiapan masing-masing sekolah.

Purnomo berharap, ke depannya semua sekolah di Kota Balikpapan akan menerapkan Kurikulum Merdeka tersebut. Namun, karena kondisi dan fasilitas yang ada, penerapan pun dilakukan secara bertahap.

“Karena ini kebijakan dari pemerintah pusat, ke depan semua sekolah pasti menerapkan Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Kota Balikpapan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *