1

Ketua Dekranas Balikpapan Minta Pelaku Usaha Ikuti Perkembangan Bisnis

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas’ud memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) binaan Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian (Dinas KUMKM dan Perindustrian) Balikpapan.

Pemberian penghargaan ini sebagai salah satu upaya untuk memotivasi pelaku IKM meningkatkan produktivitas, sehingga usahanya bisa semakin berkembang,

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas’ud, pihaknya berharap para pelaku IKM di Kota Balikpapan, bisa terus meningkatkan produk kearifan lokal.

“Saya yakin dengan kegiatan ini Dinas Koperasi UMKM bisa menaikkan mutu produk, sehingga berdampak pada kenaikan omzet,” ujarnya, saat memberikan arahan.

Dekranasda Kota Balikpapan, katanya, juga berharap hasil industri kreatif dan kuliner Balikpapan semakin dikenal di Indonesia. Terutama untuk menyongsong pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang membuat Kota Balikpapan menjadi perhatian nasional.

“Balikpapan saat ini menjadi fokus pemerintah pusat. Setiap ada acara atau kegiatan terkait IKN, Balikpapan jadi nomor satu (pilihan pertama) yang diminta menyelenggarakan. Karena itu kita harus siap. UMKM dan IKM harus siap,” ungkapnya.

Nurlena sapaan akrabnya menegasakna, para pelaku usaha harus kreatif, selalu meng update perkembangan usaha yang ada saat ini, sehingga tidak tertinggal dengan pelaku usaha lainnya yang sudah maju.

“Terutama, bagaimana mengemas produk dengan baik, selalu upgrade agar dilirik.” Tegasnya.

Pelaku usaha IKM, lanjutnya, harus rajin memproduksi, senantiasa update promosi di media sosial.

“Harus promosi di medsos. Sering pelatihan, studi-tiru, lalu aplikasikan. Insyaallah bisa berkembang,” tambahnya.

Ia juga mengajak para pelaku IKM untuk mau belajar dari berbagai daerah yang selama ini dikenal sebagai tujuan wisata nasional. Seperti Padang, Bali, dan Jogjakarta, dimana sentra UMKM mereka menjadi pilihan berbelanja oleh tamu yang datang. Dan hal lain yang perlu diperhatikan ialah sertifikasi halal, serta harga jual yang kompetitif.

“Jangan terlalu mahal, sehingga pembeli tertarik untuk beli,” pintanya.

Nurlena kembali mengatakan, Balikpapan memiliki potensi besar dalam mengembangkan IKN. Kota ini punya kuliner yang lezat.

“Saat ini kami masih mencari sentra UMKM yang bisa menjual hasil produksi bapak/ibu sehingga bisa menjadi pilihan tamu yang berkunjung,” tutupnya.