Taruna Akpol Latsitardanus Turun Langsung di Aceh Tamiang, Bersihkan Pasar Pascabencana hingga Beri Santunan Kemanusiaan
Gerbangkaltim.com, Aceh Tamiang — Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) menunjukkan kepedulian sosial melalui serangkaian aksi kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (4/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan pascabencana.
Dalam rangkaian kegiatan sosial itu, Satlat Kijang bersama warga setempat bergotong royong membersihkan lumpur yang menumpuk di kawasan Pasar Bawah Aceh Tamiang. Pembersihan dilakukan untuk memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat terganggu akibat dampak bencana, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Tak hanya fokus pada pemulihan lingkungan, Taruna Akpol juga melakukan silaturahmi kemanusiaan dengan mengunjungi warga yang menjadi korban hanyut di sungai. Kunjungan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada korban beserta keluarga. Dalam kesempatan itu, Taruna Akpol didampingi tim kesehatan lapangan Akpol yang turut memantau kondisi kesehatan anak korban pascakejadian.
Selain memberikan dukungan psikologis, Taruna Akpol juga menyerahkan bantuan berupa kenang-kenangan dan santunan sebagai simbol kepedulian terhadap warga terdampak. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat dan kekuatan bagi keluarga korban untuk bangkit dari musibah yang dialami.
Kepedulian Taruna Akpol juga menyasar sektor pendidikan. Melalui kegiatan bhakti sosial, mereka membagikan tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada anak-anak di wilayah tersebut. Bantuan ini ditujukan untuk membantu kebutuhan belajar sekaligus memotivasi anak-anak agar tetap semangat menuntut ilmu meski berada dalam situasi pascabencana.
Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan sosial merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter calon perwira Polri. Menurutnya, Latsitardanus tidak hanya melatih kedisiplinan dan integrasi antarlembaga, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan, empati sosial, dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
Ia menambahkan, kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan Polri dengan warga serta menjadi bekal moral bagi Taruna Akpol sebagai calon pemimpin Polri di masa depan. Melalui aksi nyata di lapangan, nilai pengabdian dan tanggung jawab sosial diharapkan tumbuh sejak dini.
Sumber: Divisi Humas Polri
BACA JUGA
