Tim Respon Bencana Brimob Kaltim Sigap Tangani Kebakaran Ruko Surya Phone di Samarinda Kota

Brimob Kaltim
Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi kebakaran Toko Surya Phone di Jalan Abdul Hasan, Samarinda Kota, Rabu (11/2/2026).

Gerbangkaltim.com, Samarinda – Aksi cepat ditunjukkan personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur saat merespons kebakaran yang melanda Toko Surya Phone di Jalan Abdul Hasan No. 54, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu sore (11/2/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA itu sempat memicu kepanikan warga karena lokasi berada di kawasan padat aktivitas perdagangan.

Mendapat laporan adanya kobaran api yang kian membesar, satu Satuan Setingkat Regu (SSR) di bawah komando Brigpol Agung Bijaksana segera diterjunkan ke lokasi. Tim respon bencana Brimob bergerak cepat membantu proses pemadaman bersama unsur pemadam kebakaran serta mengamankan area sekitar guna mencegah kerumunan warga mendekat ke titik api.

Dalam peristiwa tersebut, satu unit ruko dilaporkan hangus terbakar. Berkat koordinasi dan penanganan cepat di lapangan, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dua orang dilaporkan mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal dan luka bakar ringan. Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi sebelum dirujuk untuk perawatan lebih lanjut.

Kabagops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, menegaskan bahwa pengerahan personel merupakan bagian dari prosedur tetap dalam penanganan situasi darurat. Menurutnya, kecepatan respons menjadi faktor krusial dalam meminimalisasi dampak kebakaran, terutama di wilayah dengan tingkat kepadatan bangunan tinggi seperti Samarinda Kota.

“Sinergi dengan pemadam kebakaran dan relawan sangat penting agar api cepat dipadamkan dan masyarakat merasa aman. Penyelamatan korban dan pengamanan perimeter menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di instalasi bangunan. Kerugian material akibat insiden ini masih dalam tahap pendataan oleh pemilik toko dan aparat terkait.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik di rumah maupun tempat usaha. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan rutin instalasi kelistrikan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Kehadiran Brimob dalam situasi darurat ini menjadi bukti komitmen aparat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan cepat kepada masyarakat di tengah bencana.

Sumber: Humas Satbrimob Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar