DPRD
DPRD Balikpapan akan menggelar RDP terkait temuan pelaksanaan proyek penanggulangan banjir di DAS Sungai Ampal yang berjalan lamban dan tidak memperhatikan keselamatan, Rabu (16/11/2022).

Tindak Lanjuti Hasil Sidak DAS Ampal, DPRD Balikpapan Bakal Gelar RDP

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – DPRD Kota Balikpapan berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) sebagai tindak lanjut dari hasil temuan dalam sidak yang dilakukan pada proyek penanggulangan banjir di Pengerjaan Proyek DAS Sungai Ampal.

Dimana dalam hasil temuan sidak yang dilakukan Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Selasa (15/11) lalu, dengan anggaran senilai kurang lebih Rp 143 miliar yang mestinya di lapangan harus sudah selesai 10 persen. Ternyata baru 0,9 persen.

Temuan lainnya, selain lambatnya pengerjaan proyek tersebut, pelaksana proyek juga tidak memperhatikan faktor keselamatan atau safety. Dimana, di tanjakan di depan Global Sport hanya sebagian yang tertutup seng, dan sebagian lagi hanya berbatasan dengan traffic cone yang dibatasi oleh tali.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan Fadlian Noor menilai pekerjaan drainase itu tidak efektif. Menurutnya, sejatinya pekerja proyek itu harus fokus dulu satu titik tidak langsung dikerjakan di dua titik.

“Ini dibagi dua pekerjaan alatnya dibawa kesana kemari. Ini barang sudah ada, kenapa gak panggil mobil derek untuk pasang. Proyek anggaran Rp 135 miliar masa nyewa kren aja gak sanggup,” ujarnya, Rabu (16/11/ 2022).

Fadli menambahkan, pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak kontraktor terkesan tidak efektif dan hanya menggugurkan kewajiban saja, yang hasil akhirnya nihil.

“Minggu depan akan memanggil pihak kontraktor beserta konsultannya. Termasuk PU dan Konsultan pengawas nanti untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP),” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *