TNI Bergerak Cepat Pulihkan Balai Pengajian Pascabanjir di Dewantara, Yonzipur 17/AD dan Koramil Kompak Bersama Warga

TNI bantu korban banjir Aceh
Prajurit Yonzipur 17/AD bersama personel Koramil 03/Dewantara dan warga membersihkan puing-puing sisa banjir di Balai Pengajian Baitul Ikhlas Al-Aziziah, Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Gerbangkaltim.com, Aceh Utara— Kepedulian TNI terhadap pemulihan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat kembali terlihat di Kabupaten Aceh Utara. Personel Koramil 03/Dewantara bersama prajurit Yonzipur 17/AD bahu-membahu membersihkan puing-puing sisa banjir yang merusak Balai Pengajian Baitul Ikhlas Al-Aziziah di Dusun Tgk Geulima, Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Rabu (21/1/2026).

Aksi gotong royong tersebut difokuskan pada percepatan pemulihan fasilitas keagamaan yang selama ini menjadi pusat pendidikan dan pembinaan moral warga setempat. Sejak pagi hari, prajurit TNI bersama masyarakat turun langsung ke lokasi untuk menyingkirkan material bangunan yang rusak akibat terjangan banjir beberapa waktu lalu.

Di lapangan terlihat personel TNI dan warga bekerja tanpa mengenal lelah, mengangkat kayu sisa bangunan, membersihkan lumpur serta sampah material, hingga memotong batang pohon kelapa yang tumbang dan menimpa area balai pengajian. Langkah ini dilakukan agar lokasi kembali bersih, aman, dan layak digunakan.

Kegiatan tersebut dihadiri Babinsa Desa Bluka Teubai Serka Joko Susilo yang mewakili Danramil 03/Dewantara, Danton Yonzipur 17/AD Letda Czi Sitohang, Kepala Dusun Tgk Geulima Hanafiah, serta pimpinan Balai Pengajian Baitul Ikhlas Al-Aziziah, Tgk Saifan Ridwan. Kehadiran unsur TNI di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga.

Kepala Dusun Tgk Geulima, Hanafiah, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian dan kerja nyata aparat TNI. Menurutnya, kehadiran prajurit di lokasi bencana memberikan dorongan moral yang besar bagi warga untuk segera bangkit dari dampak banjir.

“Bantuan tenaga dari TNI menjadi penyemangat bagi masyarakat. Kami merasa tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Serka Joko Susilo menegaskan bahwa pemulihan balai pengajian menjadi prioritas karena fungsinya yang sangat vital bagi pembinaan keagamaan generasi muda. Ia berharap, setelah pembersihan rampung, aktivitas mengaji dapat kembali berjalan normal.

“TNI hadir untuk membantu masyarakat. Kami ingin balai pengajian ini segera difungsikan kembali, sehingga kegiatan ibadah dan pendidikan agama bisa berlangsung dengan nyaman seperti sebelumnya,” tuturnya.

Melalui sinergi TNI dan masyarakat, proses pemulihan pascabanjir di Dewantara diharapkan berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

Sumber: Pendam VI/Mulawarman

Tinggalkan Komentar