Truk Sembako Terguling di KM Dharma Kartika IX, Dua Korban Tambahan Ditemukan Meninggal di Dek Kapal
Gerbangkaltim.com, Balikpapan — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terkait kecelakaan truk sembako yang terguling di dalam Kapal Dharma Kartika IX saat proses sandar di Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, kembali membuahkan hasil. Pada Selasa sore (27/1/2026), Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan menemukan dua korban tambahan dalam kondisi meninggal dunia di area dek kapal.
Korban kedua ditemukan pada pukul 14.45 WITA atas nama Nurlina (42), disusul penemuan korban ketiga pada pukul 14.50 WITA atas nama Nani (65). Kedua korban ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan proses assessment lanjutan dan penyisiran lebih mendalam di area dek kapal yang sebelumnya tertutup oleh muatan dan kendaraan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, S.T., M.M., membenarkan penemuan tersebut saat ditemui di lokasi kejadian perkara (LKP).
“Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area dek kapal setelah dilakukan proses pencarian dan assessment lebih lanjut. Selanjutnya, tim langsung melakukan evakuasi dan menyerahkan korban kepada ambulans untuk dibawa ke RS Bhayangkara,” ujar Dody.
Proses evakuasi lanjutan dilakukan dengan kehati-hatian mengingat posisi korban berada di sekitar kendaraan dan muatan truk sembako yang terguling. Tim SAR gabungan harus memindahkan sejumlah barang dan memastikan area aman sebelum korban dapat dievakuasi.
Dalam operasi ini, unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, INAFIS Balikpapan, Polair Polda Kalimantan Timur, Polair Polresta Balikpapan, Lanal Balikpapan, Brimob Polda Kalimantan Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, KSOP Balikpapan, KP3 Pelabuhan Balikpapan, Balai Karantina dan Kesehatan Balikpapan, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, serta PMI Kota Balikpapan. Seluruh unsur tersebut bersinergi untuk memastikan proses pencarian dan evakuasi berjalan cepat, aman, dan sesuai dengan standar keselamatan.
Dengan ditemukannya dua korban tambahan ini, total korban dalam insiden kecelakaan dengan penanganan khusus tersebut kini berjumlah enam orang. Dari jumlah tersebut, tiga orang korban dinyatakan selamat dan sebelumnya telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk mendapatkan perawatan medis, sementara tiga orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.
“Seluruh korban meninggal dunia telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak berwenang. Dengan ditemukannya seluruh korban dan hasil assessment lanjutan, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing,” tambah Dody.
Penutupan operasi SAR dilakukan setelah dipastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di dalam kapal. Meski demikian, unsur terkait tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan lanjutan selama proses penanganan pascakejadian.
Sumber: SAR Balikpapan
BACA JUGA
