Wakapolda Kaltim Buka Taklimat Awal Audit Kinerja 2026, Tekankan Penguatan Perencanaan dan Transparansi Anggaran

Wakapolda Kaltim
Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo membuka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap I TA 2026 di Rupatama Polda Kaltim, menekankan pentingnya perencanaan matang dan transparansi anggaran dalam mendukung kinerja organisasi.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, secara resmi membuka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang digelar Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kaltim. Kegiatan tersebut berlangsung di Rupatama Markas Polda Kaltim, Kamis (12/2/2026), dan diikuti jajaran pejabat utama serta para Kapolres di wilayah Kalimantan Timur.

Taklimat awal audit ini mengusung fokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian sebagai fondasi utama tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel. Selain dilaksanakan secara tatap muka, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh seluruh Polres jajaran melalui fasilitas video conference.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo menegaskan bahwa fungsi pengawasan memiliki peran strategis dalam sistem manajemen organisasi Polri. Menurutnya, audit kinerja yang dilaksanakan oleh Itwasda bukan sekadar instrumen evaluasi, tetapi juga menjadi mekanisme penguatan kualitas kinerja satuan kerja (satker) dan satuan wilayah (satwil).

“Audit kinerja merupakan bagian dari sistem pengawasan internal yang bertujuan memberikan keyakinan memadai sekaligus konsultasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, perencanaan yang matang dan pengorganisasian yang terstruktur akan meminimalkan risiko penyimpangan, duplikasi program, maupun kegagalan pencapaian target kinerja. Oleh sebab itu, seluruh pimpinan satker dan satwil diminta memastikan setiap program kerja disusun berbasis perencanaan strategis serta indikator kinerja yang terukur.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda juga menyoroti pentingnya transparansi pengelolaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026. Ia menginstruksikan agar seluruh Kasatker dan Kasatwil mensosialisasikan DIPA secara menyeluruh kepada personel di masing-masing satuan, guna menjamin pelaksanaan anggaran berjalan tertib administrasi, tepat sasaran, dan akuntabel.

Brigjen Pol Adrianto menegaskan bahwa audit kinerja bukanlah upaya mencari kesalahan, melainkan langkah preventif untuk meningkatkan kualitas organisasi serta mendukung implementasi kebijakan pimpinan Polri secara optimal.

Melalui audit kinerja Tahap I ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Kaltim mampu memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan efektivitas program kerja, serta mewujudkan manajemen kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya.

Sumber: Humas Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar