Wakapolda Kaltim Turun ke Lokasi Insiden Kapal Feri Miring di Pelabuhan Semayang, Evakuasi Korban Dilakukan Cepat dan Terukur
Gerbangkaltim.com, Balikpapan — Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., meninjau langsung lokasi insiden kapal feri yang mengalami kemiringan di Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, Selasa (27/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polda Kaltim terhadap kecelakaan transportasi laut yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
Dalam kunjungannya, Wakapolda Kaltim didampingi Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K., M.Si. Keduanya memantau langsung proses penanganan di lapangan sekaligus memastikan seluruh tahapan evakuasi berjalan aman dan sesuai prosedur keselamatan.
Insiden ini melibatkan KM Dharma Kartika IX yang melayani rute Parepare–Balikpapan. Kapal diketahui sandar di Pelabuhan Semayang sekitar pukul 05.45 Wita. Namun, sekitar pukul 06.15 Wita, saat ramp door sisi kanan diturunkan untuk proses penurunan penumpang dan kendaraan, sebuah truk dengan muatan berlebih terguling. Peristiwa tersebut menyebabkan kapal miring ke sisi kanan dan memicu tergulingnya sejumlah kendaraan lain yang berada di car deck.
Akibat kejadian itu, beberapa penumpang yang berada di area car deck tertimpa kendaraan, sehingga menimbulkan korban luka-luka hingga meninggal dunia. Aktivitas debarkasi dan bongkar muat pun sempat dihentikan demi keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal.
Menindaklanjuti kondisi darurat tersebut, personel gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, serta otoritas pelabuhan bergerak cepat melakukan penanganan. Upaya bongkar muat darurat dilakukan untuk mengurangi beban kapal sekaligus menstabilkan posisi feri sebelum proses evakuasi korban dilakukan secara menyeluruh.
Polda Kaltim juga mengerahkan Tim Pengamanan Masyarakat (Pammat) Direktorat Samapta bersama personel Satuan Brimob Polda Kaltim untuk membantu evakuasi, pengamanan lokasi, serta sterilisasi area kejadian. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi risiko lanjutan dan memastikan tidak ada penumpang yang masih terjebak di dalam kapal.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pendataan dan identifikasi korban serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Polda Kaltim menegaskan bahwa seluruh penanganan dilakukan secara cepat, profesional, dan mengedepankan keselamatan seluruh pengguna jasa di Pelabuhan Semayang Balikpapan.
Sumber: Humas Polda Kalimantan Timur
BACA JUGA
