Wali Kota Balikpapan Dorong PKK dan Posyandu Hadir dengan Kerja Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

TP PKK Balikpapan
Wali Kota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., saat melantik Hj Nurlena Rahmad Mas'ud, SE., sabagi Ketua TP PKK dan Ketua Pembina Posyandu Kota Balikpapan Periode 2025-2030, di Aula Balai Kota Balikpapan, Rabu (14/1/2026).

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Wali Kota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., menegaskan bahwa Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta Posyandu harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menekankan, keberhasilan kedua lembaga tersebut tidak diukur dari banyaknya kegiatan seremonial, melainkan dari manfaat konkret yang dirasakan langsung oleh warga, terutama ibu dan anak.

Penegasan tersebut disampaikan Rahmad Mas’ud saat melantik Pengurus TP PKK Kota Balikpapan dan Pembina Posyandu Kota Balikpapan periode 2025–2030 di Aula Balai Kota Balikpapan, Rabu (14/1/2026). Dalam sambutannya, Wali Kota menilai PKK dan Posyandu memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga dan kesehatan masyarakat.

“PKK dan Posyandu jangan berhenti pada seremoni. Kunci utama adalah turun ke lapangan, mendengar langsung kebutuhan warga, dan memastikan program benar-benar menjawab persoalan yang ada,” ujar Rahmad Mas’ud. Ia juga mengapresiasi keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan yang baru, karena dinilai membawa semangat, inovasi, dan energi positif dalam menjalankan program pemberdayaan.

Menurutnya, dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah daerah harus diimbangi dengan kinerja yang terukur dan berkelanjutan. Program-program PKK dan Posyandu, lanjut Rahmad, harus fokus pada isu prioritas seperti penanganan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan ketahanan keluarga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Balikpapan Hj. Nurlena Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar agenda formal, melainkan komitmen untuk bekerja lebih dekat dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan berakhlak sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Pembangunan bangsa dimulai dari keluarga. PKK dan Posyandu berperan menjaga kualitas generasi sejak dini melalui pola asuh, pemenuhan gizi, dan layanan kesehatan terpadu,” kata Nurlena. Ia juga mengapresiasi dukungan organisasi perangkat daerah (OPD) dan lintas sektor yang selama ini bersinergi mendukung program PKK dan Posyandu di Balikpapan.

Nurlena mengakui tantangan ke depan tidak ringan, namun optimistis dapat dihadapi melalui kebersamaan, kerja cepat, dan ketulusan pengabdian. Ia berharap para pengurus segera beradaptasi, responsif terhadap persoalan warga, dan membangun kolaborasi yang kuat agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Sumber: Pemerintah Kota Balikpapan

Tinggalkan Komentar